Bener Meriah Peringati Hari Otonomi Daerah ke XXII

Bener Meriah, haba RAKYAT

 

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memperingati hari Otonomi Daerah yang ke XXII di lapangan upacara Sekretariat Daerah setempat, Rabu (25/4).

Wakil Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi dalam amanat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahto Kumolo menyampaikan, menapaki usia ke 22 tahun otonomi daerah dan menyongsong hari ulang tahun ke-73 kemerdekaan Republik Indonesia ini, segenap rakyat Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dari Miangas hingga Pulau Rote.

Tiada kenal lelah terus bekerja keras dan bekerja cerdas untuk memastikan bangsa besar ini terus berlari menjemput impiannya menjadi salah satu bangsa maju di dunia. Dengan rasa percaya diri, bangsa berpenduduk 261 juta jiwa lebih yang terdiri dari ratusan suku dan mendiami ribuan pulau ini terus terpadu, bahu membahu meraih kemajuan, mengejar ketertinggalan dan mewujudkan kejayaan.

Tiga hal yang menjadi perhatian bersama yang di harapkan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahto Kumolo pada peringatan hari Otda Ke XXII  Tahun 2018 yang disampaikan Wabup Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi, pertama: integritas dan etika profesionalisme bagi para pemimpin dan penyelenggara pemerintahan daerah dalam implementasi kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah merupakan hal yang harus dikedepankan.

Kedua: menjadi perhatian dan komitmen kita bersama yaitu untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), untuk itu reformasi birokrasi agar terus dilakukan baik dibidang kelembagaan, peningkatan kapasitas aparatur, akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah yang menjadi kunci keberhasilan dalam implementasi kebijakan otonomi daerah masih perlu ditingkatkan.

Ketiga: upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan daya saing perekonomian daerah harus terus menjadi prioritas utama kebijakan di semua level pemerintah daerah.

Disisi lain, Mentri Dalam Negeri Republik Indoinesia itu pada amanatnya juga mengingatkan bahwa pada tahun 2019 ada dua peristiwa besar dan penting yang akan kita laksanakan yaitu penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Pilpres. Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara, saya ingatkan, untuk menjaga netralitas selama Pemilu mendatang berlangsung. Pemerintah tidak akan sungkan memberi sanksi tegas jika ada Aparatur Sipil Negara yang coba- coba menjadi tim sukses calon tertentu, juru kampanye, memberikan bantuan fasilitas untuk kampanye atau bentuk tindakan tidak netral lainnya.

“Pemerintah mohon doa dan dukungan seluruh rakyat Indonesia agar event Pemilu dan Pilpres ini berlangsung lancar dan sukses. Akhir kata, saya berharap peringatan hari otonomi daerah ini bukan sekedar seremoni belaka, tetapi menjadi momentum bagi kita mengevaluasi sudah sejauh mana penyelenggaraan otonomi daerah bermuara kepada kesejahteraan masyarakat di setiap jengkal wilayah negara kesatuan Republik Indonesia.”Kata Menteri Dalam Negeri itu yang disampaikan Wabup Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi. (Junaidi/hR)

Don`t copy text!