Cekmad :  “Mari Kuatkan Barisan, Untuk Agama Allah SWT”

Bupati Aceh Utara H.Muhammad Thaib bersama muspika di Masjid Baitul A’la. (photo/Ist)

Aceh  Utara, haba RAKYAT.

 

Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib mengajak masyarakat untuk menguatkan barisan dalam menegakkan agama Allah SWT di bumi Aceh umumnya, di Aceh Utara khususnya.

Dalam hidup ini tujuan utama yang harus kita capai adalah untuk meraih ridha Allah SWT. Jika ridha Allah tidak kita miliki, maka sulit untuk bisa sukses kita melakukan sesuatu, baik dalam skala kecil dalam masyarakat maupun dalam memimpin daerah. Oleh karena itu, semua kita perlu menguatkan barisan untuk agama Allah SWT, sehingga kita dapat meraih ridhaNya.

Demikian antara lain diungkapkan Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib yang akrab disapa Cekmad dalam sambutannya di hadapan jamaah Masjid Baitul A’la, gampong Meunye Peut, Kecamatan Baktiya, ketika melakukan Safari Ramadhan di sana, Rabu (30/5/2018).

Turut hadir dalam kegiatan itu, sejumlah Kepala SKPK Aceh Utara, camat dan Muspika Baktiya, pimpinan dayah dan tokoh ulama, serta tokoh masyarakat setempat.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mohon maaf karena belum bisa berbuat banyak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu di antaranya disebabkan, karena minimnya anggaran yang tersedia dalam APBK, bahkan Aceh Utara sedang mengalami defisit.

Begitupun, pihaknya tidak tinggal diam. Ke depan pemanfaatan dana desa akan lebih dioptimalkan dan harus sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah.Katanya, tahun lalu sudah di-Perbup-kan tentang penggunaan dana desa untuk membangun rumah dhuafa di setiap gampong.

Alhamdulillah sudah aktif berjalan, dan di setiap gampong sudah dibangun rumah untuk orang fakir dan miskin. Ke depan, insyaAllah segera akan di-Perbup-kan pemanfaatkan dana desa untuk biaya pendidikan anak-anak dhuafa, baik yang di dayah maupun yang di sekolah.

Hal ini sangat memungkinkan karena dana desa setiap tahun terus meningkat dan ditambah oleh pemerintah.

“Anak-anak Aceh Utara tidak boleh ada yang tidak berpendidikan atau putus sekolah karena fakir atau miskin. Sebab itulah kita upayakan Perbup dana desa untuk bidang pendidikan,” kata Cek Mad.

Adapun kegiatan safari Ramadhan Bupati H Muhammad Thaib di Masjid Baitul A’la Meunye Peut, Kecamatan Baktiya, diawali dengan buka puasa bersama, dilanjutkan shalat magrib, isya dan tarawih berjamaah dipimpin oleh imam Tgk Nurchalis (guru PPTQ Aceh Utara). Ceramah Ramadhan diisi oleh Tgk H Abdullah Yusuf (Abi Sampoyniet) dari unsur MUNA Aceh Utara.

Dalam tausiyah singkat Abi Sampoyniet memaparkan tentang empat golongan orang yang dirindukan oleh surga. Yaitu orang yang gemar membaca Alquran, orang yang selalu menjaga lidahnya dari perkataan yang tidak baik, orang yang memberi makan orang yang lapar (fakir, dhuafa), serta orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.

“Mudah-mudahan kita semua termasuk dalam golongan tersebut, jikapun tidak bisa keempat-empatnya, minimal satu golongan saja,” kata Abi.

Sementara di Masjid Nurul Huda Gampong Matang Lada, Kecamatan Seunuddon sedianyan akan dihadiri oleh Wabup Fauzi Yusuf. Namun karena berhalangan, pihaknya digantikan oleh Sekda Abdul Aziz, SH, MH. Dalam sambutannya Sekda menyebutkan tujuan safari Ramadhan semata-mata untuk merajut silaturahmi dengan masyarakat.

Imam tarawih di Masjid ini diisi oleh Tgk Faisal Amsa (hakim tilawah), sedangkan tausiyah Ramadhan disampaikan oleh Tgk H.Mustafa Thaib (Abi Peurupok).Turut hadir sejumlah kepala SKPK Aceh Utara, camat dan jajaran Muspika Seunuddon, serta tokoh ulama dan tokoh masyarakat setempat. (Azhar/Rils)