Diduga Tidak Sesuai Dana, Masyarakat Minta Pelatihan TTG Dihentikan

Kutacane, haba RAKYAT

 

Dana untuk Penyuluhan Narkoba dan untuk pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG), telah dianggarkan pada Tahun 2017 yang lalu. Dengan rincian dana untuk penyuluh Narkoba sebesar Rp. 6.800.000 dan untuk pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) sebesar Rp. 9.850.000, berjumlah total Rp. 16.650.000, per desa.

Pelaksanaan kegiatan TTG (Teknologi Tepat Guna), dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 14/05/2018.

Masyarakat Desa seKecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, menghadiri kegiatan tersebut di Aula SMA N 1 Lawe Alas. Camat Lawe Alas Sudirman.S, dari Inspektorat, Badan Narkoba juga ikut menghadirinya, acara tersebut di laksanakan oleh Abdesi kecamatan lawe alas. Dalam setruktur organisasi selaku ketua Seharto dan juga kepala desa di Kecamatan Lawe Alas.

Berdasarkan keterangan, hanya honor Narasumber yang tidak di bon selain itu semua di bon termasuk juga dengan senek, baju, tas, alat tulis dan juga dengan sewa gedung, jelas Syeh kepala desa kuta batu selaku seketaris abdesi lawe alas, saat ditemui wartawan di aula SMAN 1 lawe alas, Senin (14/05).

Sementara itu menurut keterangan kepala desa yang tidak mau di sebutkan namanya, uang untuk kegiatan tersebut sudah di setorkan kepada Bendahara Abdesi sesuai dengan yang di anggarkan dan tidak ada dikurangi jelasnya.

Dari keterangan peserta dari desa Paye Munje, berdasarkan undangan transpot sebesar Rp. 130.000/orang, tetapi diterimanya hanya sebesar Rp. 110.000, sedangkan peserta hanya berjumlah sebanyak 10 orang perdesanya. Acara tersebut hanya berlangsung selama satu hari, padahal dana tersebut kalau di jumlahkan sebesar Rp. 466.200.000,

Dari besarnya dana tersebut, pihak terkait di minta agar menghentikan kegiatan yang diduga memperkaya diri yang di lakukan oleh oknum Abdesi Kecamatan Lawe Alas. (N31)