Lapangan Lhueng Putu Dipadati Puluhan Ribu Massa Pendukung No 3

Pidie Jaya, haba RAKYAT

 

Kampanye akbar paslon no 3 dihadiri puluhan ribu massa, doilaksanakan di lapangan Lhueng Putu, Pidie Jaya, Sabtu 5/5/2018.

Kampanye terbuka dengaa motto Tausiah memaparkan tema Pemimpin Yang Berintergritas Akan Menciptakan Pidie Jaya Sebagai Kabupaten Mandiri.

Sebelum penyampaian visi dan misi, lapangan bola kaki Lhueng Putu yang dipadati 10.000 massa lebih, dihibur oleh penyanyi Joel Pase dan pelawak handal Aceh, Bang Taleb cs. Tepuk tangan dan sorak sorai membahana tatkala Taleb cs beraksi di Panggung, dengan topik, Pilih no 3, Jayakan Pidie Jaya.

Tgk.Sulaiman Pante Raja tampil sebagai jurkam yang mengupas visi-misi Tgk.Muhib menuju bupati Pijay 2018-2023. Dihadapan Puluhan Ribu masa pendukung, Tgk. Sulaiman bagai menghipnotis massa berseru yel yel. Hidup no 3.Hidup Tgk. Muhib.

“Yang paling utama untuk difikirkan masyarakat Pidie Jaya adalah bagaimana membentuk Pidie Jaya sebagai daerah yang kuat agama, dan taat beribadah. Tentu saja kunci utama adalah pemimpinnya harus dari figur ulama. Tgk. Muhib merupakan sosok ulama, bukan sekedar dekat dengan ulama.” ucap Tgk.Sulaiman.

“Jika Pidie Jaya dipimpin oleh seorang Ahok, bagaimana nasib bangsa yang bersyariat Islam ini ke depan? Untuk itu, mari membuka mata untuk melihat, membuka telinga untuk.mendengar dan membuka hati untuk merasa, bagaimana nasib Piidie Jaya selama ini? Bukankah ini lebih jelas bahwa Pidie Jaya membutuh pemimpin yang alim dan bijaksana.” tukas Tgk. Sulaiman.

Giliran calon bupati dan calon wakil bupati memaparkan visi misinya. Mereka tidak banyak berjanji, hanya mengharap kepada massa pendukungnya agar jangan terkecoh dengan uang 100 ribu, karena penyesalan akan berlangsung lama yaitu lima tahun ke depan.

Diakhir acara, H.Sibral Malasyi, MA, tampil di podium menyampaikan orasi politiknya dengan penuh semangat. Bagai Singa Podium, Sibral mampu memukau puluhan ribu massa yang memadati lapangan bola kaki Lhueng Putu.

“Kita berdoa dan berusaha, apar Pidie Jaya dipimpin oleh orang-orang yang taat beragama. Dalam hal ini, Tgk.Muhib dan Tgk. M.Yusuf, adalah sosok nakhoda yang mampu mengemudi Pidie Jaya ke dermaga yang lebih maju, indah dan damai. Sebab dua sosok ini adalah figur-figur terbaik diantara yang baik. Dukung no 3 dan Jayakan Pidie Jaya, sebagai mana sebutan Pidie Jaya, memang harus Jaya.” Ucap Sibral. (Is/hR)