Mencabuli Anak Dibawah Umur, Warga Meureudu Diamankan Polisi

TRS (mekanik bengkel) warga Meuredu, diamankan polsek setempat diduga mencabuli anak dibawah umur. (Foto : Is/hR)

Pidie Jaya, haba RAKYAT

 

Seorang mekanik berinisitial TRS (25) warga Meureudu yang menjalankan usahanya di Gampong Genteng, kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya, diduga telah melakukan pencabulan terhadap keponakannya sendiri, diringkus Polsek Meureudu, Kamis 10/5/2018.

Pelaku TRS diduga telah melakukan pencabulan berulang kali terhadap keponakannya, Mawar (nama samaran) yang masih berumur 7 tahun akhirnya berurusan dengan pihak berwajib.

Kapolres Pidie  AKBP Andi Nugraha Setiawan Siregar, SIK melalui kapolsek Meuredu AKP Aditia Kusuma, SIK kepada Media haba RAKYAT mengatakan, penangkapan terduga pencabulan atas laporan yang diterima dari ibu korban atas nama JM (26) warga Ulim.

Terduga melakukan pencabulan terhadap Mawar yang juga keponakannya sendiri sebanyak tiga (3) kali. Akibat kejadian tersebut korban menderita sakit di kemaluan ketika buang air kecil dan menderita ttrauma psikologis,” kata AKP Aditia.

Masih menurut kapolsek, “Pencabulan tersebut dilakukan di rumah tersangka di Meureudu  kecamatan Meureudu pada tanggal 5 Mai 2017 sekita pukul 11.00 WIB dengan Cara menggunakan tangan tersangka digesek-gesekkan pada kemaluan korban.

Aksi kedua dilakukan pada bulan Februari 2018 dengan cara menggesek-gesekkan kemaluan tersangka pada kemaluan korban. Lalu aksi berikutnya pada bulan April 2018 dengan menggunakan tangan tersangka menggesek-gesekkan ke alat vital korban. Jelas kapolsek Aditia.

Untuk pengusutan lebih lanjut, tersangka dan barang bukti berupa satu celana dalam anak warna merah Muda motif Mickey Mouse dan baju anak-anak warna ungu motif bunga telah diamankan di mapolsek Meureudu” pungkas kapolsek. (Is/hR)