Mesjid Attaqarub Trienggadeng Pijay, Siap Tampung Jamaah Tarawih Tahun Ini

Mesjid Attaqarub, Trienggadeng Pijay. (Dok. Foto : Is/hR)

Pidie Jaya, haba RAKYAT

 

Satu Ramadhan 1439H, Mesjid Besar Attaqarrub, Trienggadeng, Pidie Jaya, siap untuk menampung pelaksanaan Tarawih 1 Ramadhan 1439H.

Sekdakab Pidie Jaya, Drs.Abd. Rahman Puteh. SE,M.Si didampingi, kepala BPBD, asisten dan humas bupati Pijay, memantau langsung kesiapan bangunan mesjid  untuk Shalawat Tarawih 1 Ramadhan 1439H (2018M). Foto : Is/hR.

Hal itu, diucapkan Sekdakab Pidie Jaya, Drs. Abd.Rahman, Puteh, SE, M.S, kepada  pers  saat memantau langsung  ke lokasi, perkembangan pekerjaan pembangunan Mesjid Attaqarrub, Senin (14/5/2018).

“Mesjid Attaqarrub merupakan salah satu dari sekian puluh mesjid yang roboh pada mushibah gempa Pidie Jaya, Desember 2016. Namun Insya Allah pelaksanaannya sudah hampir selesai. Dengan target waktu yang masih dua bulan lagi, Insya Allah rampung sepenuhnya dan Ramadhan ini sudah bisa jamaah tarawih.” ucap Sekda

Mesjid yang terletak di dekat persimpangan (simpang tiga) kota Trienggadeng, pekerjaan bangunannya ditangani langsung oleh BNBP (BPBD) Pijay dibawah pengawasan pemkab Pijay (bupati H.Aiyub Abbas dan Said Mulyadi, dengan memakai tenaga ahli yang benar-benar propesional. Terbukti, pekerjaannya begitu rapi, dan terukur.

Mesjid dengan kubah besar dihiasi menara yang menjulang tinggi, merupakan desainer insinyur yang benar-benar sempurna. Baik motif bangunannya, maupun ketinggiannya yang serasi dengan ukuran luas.

Kepala BPBD Pidie Jaya, M.Nasir, S.Pd kepada pers menjelaskan bahwa pekerjaan bangunan mesjid Attaqarrub, Tringgadeng, Pidie Jaya telah mencapai 98 persen. Hanya tinggal pemasangan batu gajah di halaman, tempat parkir dan penyelesaian menara samping.

Insaya Allah pekerjaan bangunan mesjid Attaqarrub ini, telah mencapi 98 persen. Dan insya Allah, Ramadhan pertama yang cuma 3 hari lagi, masyarakat Tringgadeng dan sekitarnya sudah bisa Shalat Jamaah Taraweh di sini” ucap M.Nasir.

Pemantauan pemasangan keramik dan batu gajah oleh sekdakab Pidie Jaya melibatkan tim dari BPBD, asisten bupati dan humas pemkab Pidie Jaya. (Is/hR)