Open Turnamen Sepak Bola, Piala Senator H. Fachrul Razi Cup Dimulai

Senator Aceh H. Fachrul Razi.MIP (Jaket Coklat), saat membuka Open turnamen sepak bola dilapangan Aneuk Nanggroe Desa Matang Drien. (Photo : Azhar)

Panton Labu –  Aceh Utara, haba RAKYAT

 

Untuk mencari pemain sepak bola yang profesional dan berbakat menjelang event PON Ke-21 yang akan digelar di Propinsi Aceh tahun 2024. Panitia Open turnamen Piala Senator Aceh H.Facrul Razi Cup, Ke- l. Melaksanakan open olah raga tersebut di Lapangan Aneuk Nanggroe, Desa Matang Drien, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

“Open turnamen sepak bola Piala Senator muda aceh Fachrul Razi Cup Ke- I resmi dibuka, Minggu  (6/5/2018), hingga (12/5/2018). Mempertemukan delapan tim tangguh dari Sumatera, Utara (Medan). Aceh Barat, Lhoksemawe, Aceh Pidie, Aceh Timur dan Aceh Teumiang.

Selain memperebutkan Piala Fachrul Razi Cup, open turnamen tersebut juga berhadiah uang tunai sebesar Rp 80 juta plus tropy.

Pada hari pertama dimulai dua tim bertemu antara. Ps. PSLS Lhoksemawe, Vs.Thamrin Metropolitan Medan (TGM). Di pimpin Wasit dari Askab Aceh Utara, Sofyan (Wasit)  serta dua hakim garis Taufik dan Agus Munandar.” Kata ketua panitia pertandingan Tgk Azhari Abdul Manan kepada media ini.

Pantauan media ini, pada saat pembukaan open turnamen tersebut, hadir Senator Aceh DPF-RI H. Fachrul Razi. MIP, ketua DPRK Aceh Utara H.Ismail Ajalil, Unsur muspika kecamatan setempat,  Panglima sagoe kuta piadah, tokoh masyarakat dan ratusan para penonton lainnya.

Tendangan pertama sikulit bundar dilakukan oleh H. Fachrul Razi. MIP yang diwakili H.Ismail, A.Jalil sapaan Ayahwa ketua DPRK Aceh Utara politisi Partai Aceh. Karena ada kegiatan kepemudaan di lain tempat senator Aceh H. Fachrul Razi. MIP baru tiba dilokasi pertandingan setelah 20 menit pertandingan dimulai.

Permainan dalam tempo selama 2 x 40 antara PSLS lhoksemawe Vs TGM medan berakhir imbang 0-0.

Dibabak pertama Kedua tim bermain cantik dan saling menyerang, namun hingga berakhir babak pertama tidak membuahkan hasil.

Pada babak kedua, tempo permainan kedua kesebelasan semakin cepat, kedua tim saling melakukan serangan. Pemain-pemain kedua tim sama-sama memiliki peluang emas, namun tidak satupun berhasil membobol gawang lawan hingga usai pertandingan. Hingga wasit yang dipimpin Sofyan melakukan drama adu finalti, hingga, dimenangkan tim PSLS lhoksemawe dengan skor 5-4 untuk keunggulan PSLS. (Azhar/hR)