PEMBUKAAN POPDA PENUH NUANSA

Aceh Tengah, haba RAKYAT

 

Pembukaan event bergengsi tingkat pelajar daerah Tahun 2018, dengan adu ketangkasan olahraga dalam moment Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke XV Provinsi Aceh, berlangsung di Kabupaten Aceh Tengah.

Kegiatan serupa juga sebelumnya telah berlangsung dua tahun silam di Pemerintah Kota Langsa. Pada kesempatan POPDA ke 14 Tahun 2016, diselenggarakan tuan rumah Kota Langsa, lahir sebagai juara umum saat itu dari Kabupaten Aceh Besar.

Sehingga saat pelaksanaan pembukaan POPDA 2018, sang Juara Umum ber ibukota Jhantho, Kabupaten Aceh Besar menyerahkan piala bergilir POPDA tersebut ke tuan rumah Aceh Tengah untuk diperebutkan kembali.

Sangat disayangkan, pada perhelatan olah raga yang melibatkan hingga 23 Kabupaten/Kota di warnai hujan gerimis. Sementara Pembukaan acara pesta olahraga semestinya beragendakan langsung dibuka oleh Gubernur Aceh drh. Irwandi Yusuf, harus diwakili oleh Staf Ahli T. Syakur, karena berhalangan hadir.

Walau demikian suasana tetap bergelora dengan adanya tepuk riuh dari kontingen olah raga dan penonton yang hadir dari berbagai daerah se Aceh.

Terlebih suasana sangat meriah saat sesi pawai kontingen, para atlit dari berbagai kontingen Cabang Olah Raga (Cabor), dibawah rinai gerimis hujan tetap semangat mengelilingi Lapangan Musara Alun Takengon, Rabu (2/5) sore, tempat berlangsungnya acara untuk berkumpul dan mengikuti giat acara pembukaan dilapangan tersebut.

Diawali pembukaan dari panitia yang disampaikan oleh Sekda Aceh Tengah, Kharimansyah SE, dilanjutkan kata sambutan Kadispora Aceh, hingga kata sambutan dari Gubernur Aceh diwakili Staf Ahli T. Syakur dan dilanjutkan sambutan dari Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar selaku tuan rumah.

Hadir saat itu jajaran unsur Forkompimda Aceh Tengah, Anggota DPRK dan DPRA, Bupati/Walikota Se-Aceh, Kepala Dispora Aceh, Danrem 011 Lilawangsa, SKPA dan SKPK, serta undangan lainya.

Bupati Aceh Tengah yang saat itu menyampaikan sambutan sekaligus mempromosikan Kopi Gayo, sebagai ciri khas hasil bumi dari negeri di atas awan dalam kepemimpinannya tersebut, diisi dengan selingan pantun dan disambut tepuk tangan meriah oleh hadirin.

Namun hal tak terduga terjadi saat itu pada menit 5,24 detik, dalam kata sambutannya Shabela Abubakar harus berhenti sejenak berbicara, karena kumandang Adzan Sholat Ashar menggema dan seluruh tamu undangan beserta atlit dan masyarakat, serta merta seluruhnya khidmad terdiam mendengar gema Adzan hingga selesai.

Sebagai bukti bahwa masyarakat Provinsi Aceh selalu menjunjung syariat Islam, seperti halnya negeri di atas Awan sejenak hening hingga Adzan selesai, bupati Aceh Tengah melanjutkan kembali sambutan dan menutup kata dengan pantun.

Acara selanjutnya diisi dengan peresmian pembukaan bersama panita dan ditandai dengan pemukulan Gong sebanyak 3 x, kemudian dilanjutkan pengibaran bendera POPDA dan tarian kreasi serta marching Band.

POPDA Aceh ke 15 tahun 2018, melibatkan peserta atlit 2.290 orang atlet dari 23 kab/kota, 23 orang Pimpinan Kontingen, 493 orang pelatih dari 23 Kabupaten Kota se Aceh, serta 194 orang wasit dan ratusan petugas lapangan, terjadwal berakhir pada 8 Mei 2018.

Sementara untuk tuan rumah Aceh Tengah dalam event POPDA  ke XV, kali ini berusaha untuk meraih juara umum, sebagai target dalam ajang bergengsi olahraga tingkat pelajar periode 2 tahunan dan telah mempersiapkan diri untuk Pekan Olahraga Daerah (PORDA), serta berkeinginan turut serta menjadi tempat pelaksana Pekan Olahraga Nasional (PON) ke 21, dimana Aceh dan SUMUT adalah tuan rumah bersama Tahun 2024. (Erwin/hR)