Tambahan Satu, Tersangka Kasus Terbakarnya Sumur Minyak Ilegal

Aceh Timur, haba RAKYAT

 

Polisi kembali menetapkan seorang tersangka lagi dalam kasus terbakarnya sumur minyak ilegal di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, yang terjadi Rabu (25/4).

“Hasil penyidikan dan pengembangan, akhirnya kami kembali menetapkan satu tersangka.

Jadi totalnya sudah enam, tapi satu orang meninggal dunia, sehingga tersangka yang kami tahan hingga kini lima orang,” kata Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, kepada wartawan di Idi, Selasa (1/5).

Tambahan satu tersangka berinisial S (40), warga Desa Buket Pala, Kecamatan Ranto Peureulak.

Tersangka S sebelumnya diperiksa sebagai saksi, tetapi hasil penyidikan ternyata S ikut membantu dalam aksi penyulingan minyak mentah di lokasi pertambangan yang akhirnya meledak hingga menelan korban nyawa sebanyak 21 orang. “Peran S adalah penyedia material yang digunakan untuk menyuling minyak secara ilegal itu,” ujar Wahyu.

Dikatakan, kasus ini akan menjadi perhatian pihaknya dalam menyelidikinya dan seluruh saksi yang ditingkatkan statusnya menjadi tersangka sudah mencukupi unsur.

“Tersangka yang ditahan sebelumnya yakni Kepala Desa dan Ketua Pemuda Desa Pasir Putih dan dua lainnya berperan sebagai pekerja dan pemodal,” sebut Wahyu.

Disinggung soal permintaan penangguhan terhadap para tersangka, Kapolres menegaskan penangguhan penahanan hak setiap orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun perlu digarisbawahi bahwa penangguhan akan dikabulkan bila tidak terganggu penyelidikan dan penyidikan. (Rel/Eddy)

Don`t copy text!