Tim Bola Voli Ulim Rebut Juara Pertama  pada Turnamen Kresna Cup Pidie Jaya 2018

Camat Meurah Dua, T.Safrizal, S.S.T.P, M.S.M menyerahkan tropi dan uang tunai kepada juara I tim kecamatan Ulim. (Foto : Ismail/hR)

Pidie Jaya, haba RAKYAT

 

Tim Kecamatan Uliem, Pidie Jaya dengan gemilang berhasil  menyabet Juara Pertama pada Turnamen Bola Volli KRESNA CUP 2018 sekabupaten Pidie Jaya, pada putaran grand final, Selasa (8/5/2018).

Turnamen akbar yang memperebutkan tropi Tresna Cup dengan total hadiah 9 juta bermotto menyambut pilkada damai dan upaya pencegahan narkoba dikalangan pemuda Pidie Jaya, dilaksanakan di gampong terbaik Pidie Jaya 2018, Pante Beureune, kecamatan Meurah Dua, kabupaten Pidie Jaya, yang diikuti oleh delapan tim mewakili seluruh kecamatan.

Puncak pertandingan adalah putaran Grand Final yang mempertemukan dua tim raksasa, Tim Kecamatan Ulim dan Kecamatan Meureudu.

Dua skuat tangguh ini langsung menunjukkan kemahirannya dalam melakukan passing dan smes-smesh kencang manakala wasit dari PBVI Pidie meniupkan peluit pertama.

Fahmi, Iqbal dan Mukhlis menjadi algojo yang selalu melakukan smes-smes maut dari kubu Ulim yang kerab tidak bisa diantisipasi oleh kesebelasan Meureudu.

Sebaliknya, Akmal, Rahmadi dan Khairil juga bintang kesebelasan Meureudu yang menjadi pahlawan bagi timnya.

Pertengahan set pertama tim Ulim memburu angka duluan dengan skor 12-6 atas lawannya.

Smes-smes maut dan mematikan diperlihatkan di depan ratusan penonton yang memadati lapangan bola volli Pante Beureune.

Dengan tubuh yang atletis kekar Mukhlis menampar bola-bola keras ke kubu lawan hingga bola melambung tinggi setelah menyentuh lantai karena terlepas dari blokir tim Meureudu.

Fahmi juga begitu gesit menguasai bola, hingga anak-anak Meureudu kewalahan. Set pertama berhasil dimenangkan Tim  Ulim, dibawah asuhan Pelatih Ismail.

Merasa ketinggalan satu set, tim Meureudu bangkit mengejar angka. Dibawah komondo Akmal, sijangkung yang tinggi kekar dengan nomor kostun 10 mampu membangkitkan semangat rekan-rekannya.

Berulangkali smes mautnya yang cukup kencang lolos dari blok tim Ulim. Anak-anak Meureudu bertubi-tubi menyerang, namun keberuntungan masih nerada dipihak Ulim.

Ulim unggul untuk set kedua, walau salah seorang pemainnya Iqbal, nomor punggung 7, terpaksa digotong keluar lapangan karena kakinya terkilir saat terjatuh ketika meloncat memblokir bola yang dismes anak-anak Meureudu.

Namun tim Meureudu tidak putus asa, ketinggalan dua set masih mampu membakar semangat. Akmal cs unjuk gigi.

Smes-smes keras dengan bola 3  mampu mematahkan kekuatan Ulim. Sijangkung ini (Akmal) berhasil menghibur pendukungnya hingga set ketiga menjadi milik mereka.

Namun nampaknya tim asuhan Ismail tidak mau buang-buang waktu. Mereka bermain lebih hati-hati dengan berbagai gaya tipuan. Alhasil, tim Ulim kembali menang di set keempat.

Wasit dari PBVI Pidie meniup peluit panjang pertanda turnamen berakhir. Tim Skuat Ismail Ulim, menang 3-1 atas lawannya tim kecamatan Meureudu.

Bagi mereka berhak menggondol juara pertama dengan membawa pulang uang tunai Rp.6.000.000,- (enam juta rupiah) berserta tropi. Sedangkan tim Meureudu harus puas di urutan kedua dengan uang tunai Rp.3.000.000,- (tiga juta rupiah) ditambah tropi.

Kapolsek Meurah Dua, Ipda Syahril, SH. Menyerahkan tropi dan uang tunai kepada juara II tim kecamatan Meureudu.

Camat Meurah Dua, T. Safrizal, S.S.T.P, M.S.M yang dikonfirmasi merasa gembira atas pertandingan yang telah selesai berjalan dengan aman dan terkendali.

Camat mengucapkan terimakasih kepada panitia penyelenggara dan sporter yang telah menciptakan suasana aman dan damai.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada panitia pelaksana turnamen KRESNA CUP 2018, dimana dengan adanya turnamen ini, mari kita giatkan olah raga dikalangan pemuda Pijay.

Mari memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyrakat di lingkungan pemuda Pijay. Semoga dengan adanya olahraga ini, mari tingkatkan prestasi anak Pidie Jaya.” pungkas Camat.

Kapolsek Meurah Dua, Ipda Syahril, SH juga mengharapkan dengan banyaknya berolah raga, maka akan tersita waktu untuk terpengaruh kepada narkoba.

“Laksanakan olah raga, jauhi narkoba. Semoga narkoba yang begitu dahsyat meracuni bangsa, akan terhindar pada generasi kita, khususnya Pidie Jaya.” ucap Kapolsek Syahril. (Ismail Adam Pijay/hR).