Walet Kiran Adalah Sosok Panutan Ummat,  Menjadi Jurkam Abuwa-Walet

Dari kanan, Walet Kiran, jurkam paslon no 2. Bang Oja, Ketua Tim Sipil (tengah, peci merah). Dari kiri, sahabat Walet Kiran. (Foto : Is/hR)

Pidie Jaya, haba RAKYAT

Ketua Tim Sipil Muhammad Ridha, ST yang akrab disapa Bang Oja menerima Tamu Kehormatannya, Walet Kiran, (ketua Tastafi Pidie Jaya) yang juga Juru Kampanye (jurkam) Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Pidie Jaya nomor urut 2 priode 2018-2023 , di Posko Pemenangan Tim Sipil (Asli) Jumat, 11/5/2018.

Pertemuan singkat yang membahaskan agenda kampanye terbuka dan pertemuan-pertemuan dengan relawan dan masyarakat menjelang Ramadhan 1439 H. Karena masa kampanye terbuka hanya sekali saja dari setiap calon, sedangkan pertemuan-pertemuan yang juga membahas orasi politik tidak dibatasi sampai menjelang Minggu Tenang diawal Juni 2018.

Bang Oja dengan penuh ramah juga menjelaskan kepada wartawan, bahwa Walet Kiran memang cocok sebagai jurkam kami.

Disamping sebagai salah satu tokoh cendikiawan agama, Walet Kiran juga hebat dalam berpidato. Selain dari gaya podiumnya yang memang telah mahir, walet Kiran juga menguasai bahasa pidato yang menarik jama’ah (pendengar).

Berbagai macam gaya bahasa mampu dimasukkan saat berada di podium, baik gaya Hiperbola, litoses, repetisi, majas klimaks dan majas anti klimaks.

“Banyak pendakwah, tapi yang mampu menguasai bahasa yang indah didengar dengan berbagai majas, itu jarang sekali. Bahkan, jika kita mendengar pidato walet Kiran, mengingatkan kita kepada Mubalegh Sejuta Ummat,  Alm. KH.Zainuddin MZ.

Bukan saya menyanjung dan mengada-ada, tapi coba dengar pidato Mubaligh kaliber Nasional, adakah pengganti Zainudfin MZ di Indonesia yang bisa menggunakan bahasa pidato begitu sempurna? Begitu pula di Pidie Jaya, adakah pendakwah yang mampu menguasai bahasa seperi bahada walet Kiran? ” ucap Bang Oja kepada wartawan haba RAKYAT dengan kalimat Retoris.

Menurut Oja, keputusan Abuwa-Walet yang menggunakan walet Kiran sebagai Jurkam paslon nomor 2 sangatlah tepat. Seorang tokoh agama (ulama) merelakan diri untuk perpanjangan lidah paslon nomor 2 dalam menyampaikan orasi politik kepada rakyat Pidie Jaya.

Untuk itu, kata bang Oja, masyarakat harus bisa memahami dan memaklumi, bahwa jika para ulama telah menyuruh kita memilih pemimpin yang berintegritas seperiti Abuwa-Walet, maka jangan ragu-ragu lagi. Pilihlah nomor 2 agar Pidie Jaya benar-benar jaya.

Saya juga mengharap agar masyarakat Pidie Jaya mengikuti petunjuk yang dianjurkan para ulama. Apa yang disampaikan oleh Walet Kiran dalam menentukan sikap pada pemilu kali ini, mestilah kita teladani, untuk sama-sama kita menangkan Abuwa-Walet.” pinta Bang  Oja. (Is/hR)