Didong ala Polantas, “Masyarakat Terayomi dengan Pesan Moral”

Aceh Tengah, haba RAKYAT

 

Kapolres Aceh Tengah, bersama jajaran Unit Polantas mendampingi ibu-ibu Bhayangkari Aceh Tengah, bersama-sama membagikan takjil berbuka puasa, Selasa (5/6) sore, pukul 17:00 Wib. didepan Mapolres Aceh Tengah.

Lokasi depan mapolres bertepatan dengan persimpangan trafiglhigt (Lampu Merah), adalah posisi strategis dalam pelaksanaan acara tersebut di kota Takengon. Bahkan dalam pembagian takjil, terlihat Kapolres Aceh Tengah AKBP. Hairajadi dan ketua Bhayangkari Ny. Mira Hairajadi yang didampingi Kasatlantas Aceh Tengah Iptu. Rina Bintar Handayani,S.IK larut dalam suasana berbagi takjil.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, masyarakat memberikan apresiasi dan lebih merasa terhibur saat Unit Polantas Aceh Tengah, beraksi dengan kesenian adat gayo bernama “Didong,” lantunan syair berirama kocak dengan bahasa gayo dari syech pemandu tim didong, mengiringi sejumlah penepuk bantal (Alat Kesenian Didong), terlihat mampu menimbulkan derai tawa masyarakat pengguna jalan saat menunggu isyarat lampu hijau diperempatan lampu merah itu.

salah satu syair dari syech didong yang diperankan unit polantas, saat itu jika diartikan dalam bahasa indonesia berbunyi “Kami disini bukan merazia, kami disini ingin berbagi hidangan berbuka puasa, lebaran sudah dekat gunakan helm saat berkendara, hati-hati dijalan apabila terjadi kecelakaan bisa tidak jadi behari raya,” kira kira demikian pesan moral yang disampaikan.

Salah seorang warga bernama Mariani yang melintas dengan kendaraan bermotor, saat diwawancara wartawan mengatakan hal yang dilakukan oleh Polantas sangat positif, terlebih kesenian daerah juga dilibatkan sebagai penyampai pesan moral, karena aksi itu dirinya juga merasa tersindir sebab tidak menggunakan helm saat berkendara untuk belanja kebutuhan buka puasa.

“Baru ini saya tahu Polantas berdidong, kesannya bagus dan positif, saya kira tadi ada razia jadi sempat takut mau lewat karena tidak pakai helm,” katanya dengan tersenyum. Mariani juga mengakui sempat di ingatkan oleh anggota polantas untuk menggunakan helm saat berkendara.

Dalam kesempatan itu Kapolres Aceh Tengah mengatakan bahwa kegiatan pada sore hari tersebut adalah berbagi takjil.

“Sambil membagi-bagikan takjil kita laksanakan penyuluhan dan himbauan melalui kesenian tradisional Didong, pada saat lampu merah kita sampaikan kepada masyarakat agar tertib berlalulintas. Sambil menghimbau melalui didong itu ibu-ibu Bhayangkari membagikan takjil, untuk berbuka puasa kepada masyarakat yang melintas dijalan ini,” demikian sampai Akbp. Hairajadi kepada wartawan. (Erwin/hR)