KORAMIL 22/LGSB BANTU JAMBAN WARGA

Komandan Koramil (Danramil) 22/Langsa Barat Lettu Inf Sukamto prihatin terhadap kehidupan keluarga kurang mampu, Prima Aprianto yang tinggal disebuah gubuk tua tanpa jamban. Foto,Eddy

Langsa, haba RAKYAT

 

Komandan Koramil (Danramil) 22/Langsa Barat Lettu Inf Sukamto prihatin terhadap kehidupan keluarga kurang mampu, Prima Aprianto.yang tinggal disebuah gubuk tua tanpa jamban.

Melalui Program Sejuta Jamban yang sedang digencarkan oleh Satuan jajaran Kodam Iskandar Muda dalam membantu kesulitan rakyat disekelilingnya,Danramil 22/Langsa Barat Lettu Inf Sukamto memerintahkan Babinsanya untuk membantu pengadaan dan pembuatan jamban bagi warga desa binaannya yang kurang mampu tersetmt,  Sabtu (23/6).

Prima Aprianto adalah seorang Kepala Rumah Tangga, yang tinggal di Desa Alue Dua Dusun Bakaran Bate Kecamatan Langsa Baro.

Faktor ekonomi yang lemah ditengah-tengah kebutuhan hidup yang semakin tinggi, memaksa ia harus menjalani kehidupan ini seadanya dengan tinggal disebuah gubuk tua tanpa jamban.

Selama ini Prima dan istrinya yang hanya berprofesi sebagai buruh harus mencari tumpangan jamban bahkan wc terbang pun menjadi pilihan disaat ingin buang hajat besar (BAB).

Lettu Inf Sukamto menjelaskan dengan adanya Program Jambanisasi ini, diharapkan dapat membantu warga yang kurang mampu.

Jika dinilai dari aspek kesehatan, wc terbang yang selama ini menjadi alternatif warga yang tidak mempunyai jamban bisa berakibat buruk bagi lingkungan. Virus yang ditimbulkan dari kotoran manusia tersebut tentunya dapat menyebabkan penyebaran wabah penyakit di pemukiman warga.

Oleh karena itu, warga yang belum mempunyai jamban dapat memanfaatkan program jambanisasi terutama bagi warga yang kurang mampu, terang Danramil 22/Lgsb tersebut.

Kini, Prima Aprianto tidak perlu lagi menumpang atau menggunakan wc terbang saat ingin buang air besar. Ia dan keluarganya dapat memanfaatkan Jamban yang sudah selesai dibuat oleh para Babinsa Ramil 22/Lgsb.(Eddy)