Masyarakat Desa Pulo Piku, Bakal Laporkan Kepala Desa

Samsul Bahri, Kabid Bagian Pemberantasan Korupsi TOPAN-RI. (Dok. Foto : N31)

Kutacane, haba RAKYAT

 

Masyarakat Desa Pulo Piku, sudah membubuhkan tanda tangan sebanyak 39 orang dari sebanyak 160 Kepala keluarga, tanda tangan tersebut untuk melaporkan oknum kepala desa ke Inspektorat Aceh Tenggara, agar mengaudit dana desa yang tersalur di tahun 2016 dan 2017 yang lalu.

Masyarakat Desa Pulo piku Rasidin saat di konfirmasi awak media yang di dampingi oleh anggota LSM Topan-RI Samsul Bahri di rumahnya, Senin  (26/6), mejelaskan dari anggaran dana sebesar Rp. 742.479.000, banyak yang di duga piktif seperti dana wirid yasin Ibu-ibu dan dana BUMK (Badan Usaha Milik Kute) yang belum di bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Namun sampai hari ini belum terealisasikan, padahal dana tersebut adalah anggaran di tahun 2017 yang lalu, Karena itu masyarakat hendak melaporkan tindakan kepala desa yang sangat merugikan masyarakat dan Negara kepihak yang berwajib,” ungkap Rasidin.

Samsul Bahri Selaku Kabid Bagian Pemberantasan Korupsi, menghimbau kepada pihak yang terkait agar tidak main-main dalam menangani laporan masyarakat, karena oknum kepala desa yang di laporkan itu diduga kuat melakukan Korupsi dan sangat merugikan negara. (N31)