Pengunjung Padati Lokasi Wisata di Tapaktuan

Wisatawan dalam dan luar daerah yang berkunjung ke lokasi wisata Tapak Tuan Tapa, terlihat antusias memadati fasilitas anjungan, untuk melihat secara keseluruhan objek wisata tapak Tuan Tapa, sebagai salah satu objek wisata unggulan di Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (19/6). Foto : Ran/hR.

Tapaktuan, haba RAKYAT

 

Pengunjung berasal dari luar daerah padati sejumlah lokasi wisata yang tersebar dalam kawasan Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, sejak Minggu hingga  Selasa (17-19/6/2018).

Seperti objek wisata Tapak Tuan Tapa, Jembatan Putih  Gampong Pasar,  Puncak  Gemilang, Gampong Lhok Bengkuang dan Bundaran Masjid Istiqamah (MI) Air Mancur serta Tugu Pahlawan Gampong Padang.

Sejumlah warga kota Tapaktuan, Herman Arif mengatakan, membludaknya arus wisatawan dari luar daerah ke objek wisata di Tapaktuan, karena telah tertatanya  ibu kota Kabupaten Aceh Selatan sejak beberapa tahun terakhir oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan.

“Saya sebagai warga Tapaktuan, memberi apresiasi kepada Pemkab Aceh Selatan dibawah kepemimpinan bapak HT Sama Indra SH yang telah merubah wajah kota Tapaktuan, sehingga menjadi daya tarik minat kunjungan wisatawan,” kata Herman Arif kepada Media haba RAKYAT di Tapaktuan, Selasa (19/6/2018).

Menurutnya, antusiasnya pengunjung yang datang dari luar daerah ke Tapaktuan, telah berdampak baik bagi perekonomian masyarakat, baik penyedia kuliner maupun hunian  beberapa hotel di Tapaktuan.

“Sejak tiga hari terakhir tingkat hunian beberapa hotel di Tapaktuan, penuh. Saya sempat menayakan kepada pengunjung yang menginap di hotel,  berasal dari mana,” ujarnya.

Lalu pengunjung, lanjut Herman Arif,  menjawab berasal dari Bandung tujuan  untuk pulang kampung ke Meulaboh,  Aceh Barat, tetapi singgah dulu beberapa hari di Tapaktuan untuk mengunjungi objek wisata yang telah viral di media sosial itu.

“Pengunjung yang berasal dari luar daerah itu mengetahui perkembangan objek wisata di daeah ini melalui pormosi di media sosial, sehingga mereka ingin melihat secara langsung ke Tapaktuan ini,” sebutnya.

Herman Arif mengutarakan, berdasarkan penuturan pengunjung, tujuan utama mereka adalah ingin melihat dari dekat lokasi wisata di pusat ibu kota kabupaten ini.

“Seperti lokasi wisata Tapak Tuan Tapa, Puncak Gemilang dan Taman Pala Indah serta Jembatan Putih  yang terbentang di atas muara Krueng Serullah,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, May Fendri SE secara terpisah menyatakan, seiring banyaknya  pagar dari besi di tangga menuju lokasi Tapak,  mengalami keropos dan rusak perlu mendapat perhatian dari dinas terkait.

“Karena jalan setapak untuk menuju lokasi Tapak sangat juram, sehingga diperlukan  pagar yang kokoh, sementara pagar pengaman yang lama telah banyak yang rusak berkarat,” ungkapnya.

Selain itu, sekira 150 meter badan jalan dari arah pintu masuk atau tepatnya jalan menuju Dinas Perumahan dan Permukiman Aceh Selatan ke lokasi obek wisata Tapak Tuan Tapa masih dilapisi bebatuan hingga menyulitkan pengguna jalan.

“Untuk menambah kenyamanan bagi pengunjung, kedepan perlu adanya pembangunan jalan dan pagar pengaman yang kokoh di sepanjang tebing menuju ke lokasi Tapak,” tutupnya. (Ran/hR)