Satgas SAR Aceh Selatan, Himbau Pengunjung Tidak Mandi Laut

Ketua Satuan Tugas (Satgas) SAR Aceh Selatan, May Fendri SE. (Dok. Foto : Imran/hR)

Tapaktuan, haba RAKYAT

 

Ketua Satuan Tugas (Satgas) SAR Aceh Selatan, May Fendri SE, menghimbau kepada warga yang mengunjungi wisata pantai di daerah itu agar tidak mandi laut.

Himbauan itu ia sampaikan, karena pasca angin badai yang terjadi sejak Senin 18 Juni 2018 kemarin,  hingga kini gelombang besar masih berpotensi terjadi di pesisir pantai. (BACA BERITA TERKAIT : Angin Badai Landa Aceh Selatan, Perahu Pengangkut Pengunjung Wisata Pulau Dua Terbalik)

“Untuk menghindari hal – hal yang tidak kita inginkan, maka kita himbau kepada pengunjung agar tidak mandi laut dulu,” kata May Fendri kepada Media haba RAKYAT di Tapaktuan, Selasa (19/6/2018).

Menurutnya, sejak dua hari lebaran Idul Fitri 1439 H, atau Sabtu 16 Juni 2018, beberapa objek wisata pantai di Kabupaten Aceh Selatan dipadati pengunjung.

Pengunjung bukan saja berasal dari Aceh Selatan, tetapi juga banyak berasal dari luar daerah yakni, Abdya, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Tenggara, Subulussalam, Singkil dan Medan.

“Sejak Sabtu hingga kini (Selasa- Red), kita masih menempatkan tim pengamanan lebaran Idul Fitri 1439 H di sejumlah objek wisata pantai, untuk memberi rasa nyaman bagi pengunjung,” ujarnya.

Hanya saja, lanjutnya, pada hari ini pengamanan di fokuskan di objek wisata Tapak Tuan Tapa, Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan. Karena, para pengunjung dari luar belum faham betul kondisi alam di kawasan objek wisata Tapak.

“Kita tidak menginginkan kejadian seperti kemarin yang dialami pengunjung asal Medan, terjadi lagi di objek wisata Tapak,”  ucapnya.

Sementara dari hasil pengembangan terkini diperoleh wartawan, informasi prakiraan terkait keadaan cuaca berdasarkan BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) Provinsi Aceh, telah mengeluarkan peringatan dini, tanggal 19 Juni 2018 pada pukul 14:00 Wib.

Disebutkan, “Masih berpotensi terjadi hujan sedang – lebat yang dapat disertai kilat/angin kencang di wilayah Sabang, Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie dan sekitarnya. Dan dapat meluas ke wilayah Aceh Jaya dan sekitarnya. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 17:00 Wib.” (Ran/hR)