Baru 6 Gampong di Aceh Selatan Mengusulkan Pencairan Dana Desa Tahap Pertama

Kepala DPMG Aceh Selatan Emmifizal SP. (Dok. Foto : Ran).

Tapaktuan – haba RAKYAT.

Dari 260 gampong (desa) dalam Kabupaten Aceh Selatan, baru 6 desa yang telah mengusulkan pencairan Dana Desa tahap pertama tahun 2019 ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) setempat.

Sebagaimana tercatat di DPMG Aceh Selatan, 6 desa yang telah mengusulkan pencairan Dana Desa tahap pertama tersebut, yaitu Gampong Krueng Bate, Kec. Trumon, Gampong Alue Meutuah, Kec. Meukek.

Gampong Jambo Apha, Kec. Tapaktuan, Gampong Durian Kawan, Kec. Kluet Timur, Gampong Simpang Tiga, dan Gampong Kuta Baro, Kec. Sawang.

Kepala DPMG Aceh Selatan Emmifizal SP mengatakan, berkas pencairan Dana Desa tahap pertama, baru 6 desa yang telah mengusulkan.

“Sedangkan 254 desa lagi hingga memasuki triwulan satu, terhitung Januari sampai dengan Maret 2019 belum mengusulkan,” ungkapnya kepada Media haba RAKYAT di Tapaktuan, Selasa (16/4/2019).

Menurutnya, keterlambatan pengusulan berkas pencairan dana desa oleh 254 desa itu kemungkinan besar disebabkan berbagai faktor.

“Mungkin saja keterlambatan ini disebabkan sistem aplikasi yang berubah, atau desa – desa dimaksud belum melaksanakan musyawarah desa,” ujar Emmifizal.

Bahkan bisa jadi, lanjutnya, keterlambatan pengusulan itu disebabkan kelemahan aparatur desa. Sehingga memasuki triwulan dua, 254 desa tersebut belum menyerahkan berkas.

“Oleh karena itu, kita harapkan semua desa mempercepat usulannya. Karena Juni 2019 batas akhir pengusulan tahap pertama,” harapnya.

Emmifizal menjelaskan, jumlah dana desa untuk 260 gampong tahun 2019 berjumlah Rp 273 miliar lebih. Jumlah tersebut  terdiri dari ADD Rp 203.653.902.000.

“ADG Rp 67.673.895.400, BHP (Bagi Hasil Pajak) Rp 1.078.114.938. BHRD (Bagi Hasil Retribusi Daerah) RP 950.063.731, dan total  Rp  273.355.976.069,” jelasnya. (Ran/hR)