Madrasah Ibtidaiyah di Aceh Utara 100 % Laksanakan UAMBD-BK Tahun 2019

Aceh Utara – haba RAKYAT.

Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) tingkat Madrasah Ibdtidaiyah (MI) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Aceh Utara yang diselenggarakan sejak tanggal 22 hingga 24 April 2019 berakhir sudah. Kini, ribuan murid MI yang tersebar di 46 madrasah di Aceh Utara mulai hari ini, Jum’at tanggal 26 s/d 29 April 2019 mengikuti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Daerah Berbasis Komputer (UAMBD-BK).

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Aceh Utara, H. Salamina, S.Ag, MA, Kasubbag Tata Usaha, H. Asnawi, S.Ag, M.Sos dan Kasi Pendidikan Madrasah, Drs. H. Munzir, M.Pd terjun langsung ke beberapa madrasah untuk melihat secara dekat pelaksanaan UAMBD-BK yang perdana ini di tingkat MI, Jum’at (26/4).

H. Salamina, saat dihubungi wartawan, sedang melakukan monitoring langsung di MIN 28 Aceh Utara dan seterusnya bergerak menuju ke MIN 11 Aceh Utara. Beliau di sela-sela kesibukan, katanya menyempatkan diri untuk melihat secara langsung ke lokasi ujian seraya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua Kepala MI baik Negeri maupun Swasta yang sangat antusias dan penuh percaya diri pada tahun pertama untuk melaksanakan ujian akhir kelas 6 yang berbasis komputer, ucapnya.

“Tentunya ini semua tidak terlepas atas kerjasama baik dan saling koordinasi antar kepala madrasah dan dewan guru, terlebih proktor serta operator madrasah yang telah bekerja dengan ikhlas dalam menyukseskan UAMBD-BK perdana tahun ini”, ujar Kakankemenag.

Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Aceh Utara, H. Asnawi terjun ke lokasi MIN 6 Aceh Utara dan MIN 14 Aceh Utara. Semua siswa/siswi kedua madrasah tersebut cukup serius dalam mengikuti ujian, yang setiap murid berhadapan dengan laptop di meja masing-masing, sebutnya.

“Karena mulai tahun ini ujian akhir di MI menggunakan komputer atau laptop, sehingga ada suatu pemandangan yang menarik juga kalau kita lihat saat mereka memainkan mouse atau cruser”, katanya kepada media ini.

Sementara itu, MIN 30 Aceh Utara, MIN 31 Aceh Utara dan MIN 32 Aceh Utara disambangi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), Drs. H. Munzir, M.Pd. Saat dikonfirmasi wartawan haba RAKYAT, H. Munzir mengatakan, pelaksanaan UAMBD-BK untuk murid MI merupakan yang perdana tahun ini. Sebelumnya, ujian akhir bagi murid kelas 6 menggunakan kertas pinsil. Akan tetapi, pada tahun ini sudah menggunakan komputer, laptop atau android. Hal ini berdasarkan surat edaran Kakanwil Kemenag Aceh yang menghimbau agar pada tahun ini, untuk jenjang MI dapat melaksanakan ujian akhir berbasis komputer, jelasnya.

Dikatakan lagi, dengan tanpa mengulur waktu, surat edaran tersebut kami respon cepat, yang selanjutnya membuat rapat bersama para kepala MI melalui forum Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (K3MI). Dalam rapat tersebut forum memutuskan bahwa, kesiapan untuk menyeleggarakan ujian akhir berbasis komputer, sekalipun dengan berbagai kekurangan ataupun sarana dan prasarana kurang memadai, pihak madrasah menempuhnya dengan membagi beberapa sesi untuk setiap mata pelajaran yang diujiankan, jelas H. Munzir.

“Alhamdulillah, MI Negeri dan Swasta di lingkungan Kemenag Aceh Utara, 100 persen melaksanakan UAMBD-BK tahun ini, untuk lima mata pelajaran, yaitu Aqidah-Akhlak, Quran-Hadist, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam dan Bahada Arab, pungkasnya. (Yoes/hR)