PD ACEH GEMILANG DI PIDIE, JATAH KURSI DPRK DAN DPRA MENINGKAT

Wahyu Wahab Usman (44), Calon DPRA Dapil II meliputi Kabupaten Pidie – Pijay, usai menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi serentak Pilpres dan Pileg 2019 di TPS 3 Dayah Bubue, Kecamatan Pekan Baru Pidie.

Pidie – haba RAKYAT.

PD ACEH GEMILANG DI PIDIE, JATAH KURSI DPRK MENINGKAT DAN DPRA PERTAMA DARI DAPIL II PIDIE – PIDIE JAYA.

Hingga kini, perhitungan suara hasil Pilpres dan Pileg, 17 April 2019 masih terus berlangsung di seluruh Indonesia, termasuk Aceh. Itu sebabnya, data perolehan suara pun belum berakhir. Begitupun, Perolehan atau prediksi sementara kursi DPR Aceh dari daerah pemilihan (Dapil) II, Pidie dan Pidie Jaya hingga saat ini masih sangat fluktuatif. Sebab, ada yang berkurang, bertahan dan pendatang baru.

Begitupun, dari hasil rekapitulasi suara sementara, beberapa partai politik diproyeksikan akan mengirim wakilnya ke DPR Aceh di Banda Aceh.

Partai Daerah Aceh (PDA) misalnya, jika pada Pileg 2014-2019 tidak mampu meraih satupun kursi ke DPRA di Dapil II, namun pada Pileg 2019 kali ini PDA gemilang di Pidie dan diprediksikan akan meraih jatah kursi. Sementara PA diprediksikan berkurang jatah kursi ke DPRA. Untuk Partai Golkar, Partai Demokrat dan Partai Gerindra diprediksikan masih bertahan.

Berdasarkan data yang di peroleh saat ini, ada tiga pendatang baru yang diproyeksikan mendapat jatah kursi DPRA di dapil II yaitu, satu untuk Partai Nasional Aceh (PNA), satu lagi milik Partai Daerah Aceh (PDA) dan satu kursi milik PPP.

Sekedar mengulang, pada Pileg 2014-2019, kursi Partai Golkar diraih Nurlelawati, Kartini Ibrahim (Gerindra), Dalimi (Demokrat), Sulaiman Ary (PAN), Anwar Ramli, Abubakar Bin Usman, Makrum Thahir, Ummi Kalsum dan Muhammad Harun (PA).

Untuk tahun ini, terjadi perubahaan. Misal, kursi PPP diraih Ikhsanuddin Marzuki, PNA (M. Rizal Fahlevi Kirani), sedang Golkar masih terjadi saling kejar antara Nurlelawati dengan Ismet Tanjong.

“Kursi Demokrat masih bertahan di tangan Dalimi, dan kursi PDA berhasil diraih oleh Wahyu Wahab Usman,” ucap seorang sumber di KIP Pidie, Selasa (23/4/2019) siang.

Nah, menariknya, diproyeksikan satu kursi PDA di dapil II, yang berhasil diraih Wahyu Wahab Usman, merupakan kursi DPR Aceh pertama PDA di dapil II, semenjak Partai tersebut didirikan. Awalnya banyak orang menilai WW (sapaan akrab Wahyu Wahab Usman), tidak akan mampu bersaing memperebutkan 9 kursi Dapil II DPR Aceh.

Terlihat santai dan tidak terlalu menonjolkan hasrat untuk merebut kursi rupanya merupakan salah satu bagian dari strategi WW untuk meraih kursi DPR Aceh.

“Strategi pemenangan ‘singkat dan padat’, fokus disaat masyarakat merindukan figur baru dimana pada saat yang bersamaan para kompetitor mulai angkat gas,” ujar salah seorang anggota Tim Pemenangan WW.

Begitupun, untuk kursi DPRK Pidie, jatah kursi PDA diprediksikan meningkat pada pileg 2019 kali ini. Sementara pada pileg 2014 PDA hanya mampu meraih satu kursi. (JEFRI/hR)