Pendukung “Partai Kalah” Lakukan Aksi Anarkis, Saat Rekapitulasi Suara Pemilu 2019

Tapaktuan – haba RAKYAT.

 

Massa pendukung salah satu partai melakukan aksi “demontrasi” anarkis di “kantor” KIP. Hal itu dipicu akibat kalahnya partai dimaksud saat rekapitulasi hasil suara Pemilu 2019.

Sontak saja, massa yang disebut – sebut dari pendukung “partai durian” mencoba menerobos blokade tim pengamanan yang bersiaga di “kantor” KIP.

Karena tidak berhasil memecah blokade tim pengamanan personil Brimob berpakaian lengkap, aksi massa yang ditenggarai telah disusupi “provokator” itu kian beringas.

Mereka lalu membakar ban bekas dan melempar, dan menendang tim pengamanan yang terus berusaha menghalangi.

Di tengah suasana kian memanas, polisi lalu menerjunkan mobil anti huru hara (water canon) untuk membubarkan aksi anarkis tersebut.

Bukannya memilih mundur, massa dengan jumlah lebih banyak terlihat terus bergerak tak terkendali balik menyerang tim pengamanan yang tetap siaga di tempat.

Aksi massa berhasil dibubarkan dengan semprotan air dari kendaraan water canon. Sehingga massa memilih mundur sembari meneriakan kekecewaan atas hasil rekapitulasi suara pemilu tersebut.

Selain itu, dalam memecahkan konsentrasi massa tersebut, tim pengamanan juga berhasil melumpuhkan “provokator” yang sebelumnya telah melakukan “penganiayaan” terhadap “caleg” terpilih.

Aksi anarkis massa dan ke tangguhan tim pengamanan tersebut merupakan bagian Simulasi Pengamanan Pemilu 2019 yang dilaksanakan Polres Aceh Selatan, di Alun – Alun, Jalan Teuku Ben Mahmud, Tapaktuan, Selasa (2/4/2019).

Acara tersebut turut disaksikan oleh Sekdakab Aceh Selatan H Nasjuddin SH MM mewakili Bupati H Azwir S.Sos, Kapolres AKBP Dedy Sadsono ST dan Dandim 0107/Asel Letkol Inf R Sulistiya Herlambang HB.

Juga disaksikan oleh Ketua Panwaslih Aceh Selatan Baiman Fadhli SH, Kepala BNNK Nuzulian S.Sos, para Kapolsek, para Danramil, dan para Camat.

Peserta Simulasi Pemilu 2019 terdiri dari personil Polres Aceh Selatan, Brimob, personil TNI Kodim 0107/Asel, personil Satpol PP, personil Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD, dan personil PMI Aceh Selatan.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono ST seusai acara kepada wartawan mengatakan, kegiatan simulasi ini dalam rangka pengamanan Pemilu 2019, dari tahap awal hingga akhir.

“Kita lakukan ini supaya ada gambaran awal, sekaligus menguji kesiapan semua anggota yang terlibat dalam pengaman Pemilu 2019,” ujarnya. (Ran/hR)