POKDARWIS JADI DESTINASI PARIWISATA YANG BAIK

Asisten III Sekdakab Drs. H. Gusni, NM. (Dok. Foto : Sumadi).

SIMEULUE – haba RAKYAT

Sebanyak 21 orang pelaku usaha Gerakan Masyarakat Sadar Wisata, sebagai pencerahan untuk tingkatkan pariwisata di sekitar lokasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat setempat.

Kegiatan ini dilakukan kepada masyarakat yang dekat destinasi wisata. Agar, mereka bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan. Juga, berperan aktif dalam menciptakan iklim pariwisata yang kondusif,” ujar Kepala Bidang Pengembangn Destinasi DISBUDPAR profinsi Aceh. Muzakkir, ST.MP. Senin, 29/4/2019. tepatnya Aula Wisma Harti Desa Ameria Bahagia Sinabang.

Ia menjelaskan, terdapat tujuh unsur yang membuat wisatawan nyaman saat berkunjung, yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan punya kenangan.“Jika objek wisata memiliki semua unsur Sapta Pesona. dengan demikian akan ramai dan mereka akan kembali lagi. Maka kita ingin menerapkan kembali Sapta Pesona kepada para pegiat pariwisata di daerahnya masing-masing,” sebutnya.

selanjutnya, Sadar Wisata, adalah suatu kondisi yang menggambarkan partisipasi dan dukungan segenap komponen masyarakat dalam mendorong terwujudnya iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di suatu destinasi atau wilayah tersebut.

Bupati Simeulue, yang diwakili Asisten III Sekdakab, . Drs. H. Gusni, NM saat memberikan sambutan terhadap pelaku – pelaku usaha yang hadir bahwa, dengan perogram ini semoga masyarakat yang sadar akan pentingnya pariwisata. Menurutnya, Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona merupakan satu dari 10 program prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Dan sebagai upaya meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di ranah persaingan global.” Ujar Gusni.

“Karena ini terus diperbaiki, indeks daya saing pariwisata, Gerakan Sadar Wisata bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di sekitar destinasi pariwisata yang ada di sekitar Simeulue, serta juga membuka ruang lingkup yang bersih serta terjaga, dengan demikian, pengunjung merasa nyaman, ditambah para pelaku usaha membuat kuliner khas daerah Simeulue serta juga sofnir- sofnir karya masyarakat lokal sendiri.” Ucapnya.

Kegiatan sosialisasi pembentukan kelompok sadar wisata selama dua hari itu berjalan lancar dan salah satu Nara sumber yakni, Ketua Dekranasda Kabupaten Simeulue, Ny. Hj. Suriani. Istri Bupati Erli Hasim. (Sumadi/hR)