SEKDA TEGASKAN RELAWAN PSC 119 BILA ADA LAPORAN KORBAN HARUS SIGAP

Setda Nagan Raya H.T.Johari SE menepung tawari (peusejuk) kepada relawan Publik Safety Center (PSC)119, foto/hR/sukma.

Nagan Raya – haba RAKYAT.

Setda kab .Nagan Raya  H.T.Johari SE. meresmikan Gedung Public Safety Center (PSC) 119, sekaligus meluncurkan program Layad Rawat di Nagan raya . Acara peresmian berlangsung di Gedung PSC 119 yang berlokasi di Jl. sukarno komplek perkantoran suka makmue, selasa (30/04/19).

“kab.Nagan Raya memulai program kesehatan yang istimewa yaitu program untuk meningkatkan pelayanan keshatan yang tanggap terutama penanganan kasus kegawat daruratan yang teritegrasi.

Public Safety Center 119 sendiri merupakan layanan cepat tanggap darurat kesehatan dan keselamatan. Layanan ini mulai dibentuk dengan permenkes RI Nomor 19 tahun 2016 dan di padukan dengan keputusan Bupati Nagan Raya Nomor 440/311/KPTS/2018  tentang . terbentuk layanan public safety center 119 di Kota Suka Makmue kab.Nagan Raya

Maka  terobosan   tersebut menjadi sistem kegawatdaruratan medik, dengan respon emergensi yang guyub, artinya, melibatkan semua elemen melalui pendekatan keluarga.

Johari ,berharap, hadirnya PSC 119 dan Layad Rawat dapat mempercepat penanganan dan pertolongan pada masyarakat yang membutuhkan.

Sebab, lanjut johari  pada era “Dynamic Governance” sudah seharusnya petugas relawan mendatangi masyarakat, bukan masyarakat yang mendatangi petugas terutama untuk masalah-masalah darurat.

“Ini zamannya Birokrasi Dinamis, atau “Dynamic Governance”, semua harus bergerak dinamis. Inilah manajemen negara yang datang ke warga bukan warga yang selalu mendatangi negara,” Kata H.T.Johari

Dengan program ini, pemerintah  dapat hadir di tengah-tengah masyarakat terkait pelayanan medik dengan respon cepat dan gratis. Masyarakat tidak perlu lagi memikirkan biaya ambulan dengan peralatan yang lengkap.

“Nah ini adalah awal dari pengembangan yang akan dibawa ke seluruh desa  atau kecamatan yang ada di kab.Nagan Raya ke depan,” kata johari

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan kab .Nagan Raya  Siti Zaidar.SST ,menyebut konsep Kedaruratan merupakan salah satu model “quick respon”, atau respon cepat di bidang kesehatan yang diterapkan di Nagan Rsya

“Kita bisa memberi pelayanan baik kepada masyarakat yang cepat, dan kepastian terkait rujukan, kepastian tempat Rawat dan para relawan PSC 119 bisa membawa korban kerumah sakit tanpa harus proses panjang” tambahnya.

Di samping itu, konsep PSC 119 bukan hanya kuratif, tapi juga sekaligus preventif, promotif, jadi juga akan dilakukan upaya pencegahan terhadap penyakit serta promosi terkait kesehatan.

“Diharapkan optimal kinerja para Relawan dan petugas dokter yang ada di psc 119 Nagan Raya ni,” ujar  siti zaidar

Menurut rencana, sambung dinkes Siti Zaidar  pada tahun yang akan datang kita akan usahakan menjadi setingkat badan atau UPTD .lanjutnya,bahwa relawan yang bertugas di Publik Safety Center (PSC)119 ini terdiri dari.2 orang dokter Umum,11orang Perawat,2 orang bidan,2 orang operator Radio ,dan 2 orang sopir yang diap stanby dan sistim pelayanan 24 jam.

Siti Zaidar .menjelaskan,bentuk pelayan PSC 119 Nagan Raya dalam bentuk kegawatdaruratan Medik,kehamilan,kasuslalin,dan jegawatdaruratan lainya .bagi masyarajat bisa menghubungi nomor telephon Call Center 119 atau ke nomor  petugas posko PSC .082215180449 dan petugas siap meluncur untuk menjemput pasien untuk di bawa kepuskesmas terdekat atau RSUD-SIM Nagan Raya secara gratis..kata kadisdinkes Nagan Raya Siti Zaidar. (Sukma/hR)