Upacara Mingguan dan Pembukaan Minggu Militer Kodim 0117/Aceh Tamiang

Upacara Mingguan dan Pembukaan Minggu Militer Kodim 0117/Aceh Tamiang. (Foto/hR/Eddy).

Aceh Tamiang – haba RAKYAT.

Kodim 0117/Aceh Tamiang menggelar upacara mingguan dan pembukaan Minggu militer bulan April 2019 di lapangan Makodim setempat, Senin (22/4/2019).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Mayor inf A Ayani dan Komandan Upacara Kapten Inf Erman serta Kapten Inf Sri Indarjo sebagai perwira upacara.

Mayor Inf A. Ayani membacakan Amanat Panglima TNI bahwa Tanggal 17 April 2019 merupakan tonggak strategis bagi bangsa dan Negara Indonesia. Pemilihan Umum serentak telah dilaksanakan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden serta Anggota Legislatif, dari tingkat pusat sampai tingkat Kabupaten / Kota.

Keberhasilan pelaksanaan Pesta Demokrasi tersebut tidak terlepas dari peran serta seluruh Prajurit dan PNS TNI, baik itu sebagai bagian dari komponen bangsa, maupun bagian dari TNI sebagai sebuah institusi.

Oleh karena itu saya ingin menyampaikan penghargaan yang tulus dan terimakasih kepada seluruh prajurit dan PNS TNI, dimanapun berada dan bertugas. Pengorbanan saudara-saudara dan keluarga di rumah, menjadi pondasi yang kokoh bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Saya perintahkan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk tetap laksanakan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing.

Tingkatkan terus kepekaan, kepedulian dan kesiapsiagaan. Kedepankan upaya cegah dini dan deteksi dini untuk mengamankan jalannya proses pesta demokrasi tersebut. Bangun terus kedewasaan berdemokrasi di tengah-tengah masyarakat.

Perbedaan pandangan dan pilihan tidak berarti persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa yang besar harus terkikis. Pemilu hendaknya menjadi wahana untuk memilih Pemimpin-pemimpin bangsa serta wakil wakil rakyat yang terbaik.

“Marilah kita bertawakal kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga Allah SWT, senantiasa memberikan petunjuk dan bimbingan kepada kita semua, dalam melanjutkan tugas dan pengabdian terbaik kepada TNI, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta. (Eddy/hR)