Berbagi Rezeki Menabur Kebajikan, Dalam Harta Kita Ada Hak Kaum Dhuafa

Kapolres sambangi salah satu keluarga Dhuafa tepatnya Desa Busung dan berikan bantuan alakadarnya. (Foto/hR/Sumadi).

Simeulue – haba RAKYAT.

Dalam harta kekayaan yang kita miliki, tepatnya yang dititipkan Allah SWT kepada kita, ada hak kaum dhuafa, termasuk hak fakir miskin. Allah SWT menjamin harta tidak akan berkurang karena dikeluarkan zakatnya, justru akan bertambah keberkahannya.

Jika seseorang memiliki bermacam-macam bentuk harta, maka Islam sangat menganjurkan sedekah. Sangat banyak keutamaan sedekah, seperti membuka pintu rezeki, menolak bencana, dan menyembuhkan penyakit. zakat termasuk rukun Islam yang wajib diamalkan setiap Muslim, seperti halnya shalat, puasa, dan haji bagi yang mampu.

AKBP Ardanto Nugroho S.I.K.,SH.,MH mengatakan pada awak media usai memberikan bantuan ala kadar pada salah satu keluarga tak mampu (Kaum Dhuafa) yaitu , Ibu Farida ( 80 ) terkapar di kursi roda bersama anaknya Tini ( 50) dan juga anaknya Zulkarnaen (35) tepatnya di Desa Busung Indah Kecamatan Teupah Tengah Kab. Simeulue, Jumat (17/ 5/2019).

Firman Allah SWT dan Hadits Nabi Saw tentang zakat. “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapatkan bahagian” (QS. Adz-Dzariyat: 19).

Hai orang-orang yang beriman, keluarkanlah/nafkahkanlah (dijalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu.” (QS. Al-Baqarah: 267).

“Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka (bahawa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahanam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung, dan punggung mereka, (lalu dikatakan) kepada mereka: ‘Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu’.” (QS. At-Taubah: 34-35).

“Ada tiga hal yang aku bersumpah, maka hafalkanlah, yaitu tidak akan berkurang harta mereka karena bersedekah, tidak ada seorang hamba pun yang dizalimi kemudian ia bersabar, pasti akan menambahkan kemuliaan, dan tidak ada seorang hamba pun yang membuka pintu meminta-minta, kecuali Allah akan membukakan baginya pintu kefakiran.” (HR. At-Tirmidzi) ” Ucap Kapolres

Selain itu Kapolres melihat dengan kondisi keluraga tersebut rasa bicara mengutarakan tak sanggup, jelasnya kita berbagi merupakan semata mengharapkan Ridhonya Allah SWT dan juga setiap yang kita berikan atas keikhlasan hati kita besar maupun kecil.” Wallahu Alam, hanya Allah yang tau” tutupnya. (Sumadi/hR).