Oknum Keuchik Diduga Kabur Bersama Ratusan Dana Desa Matang Jrok

Koordinator Tenaga Ahli P3MD Aceh Timur Yusmiadi, SE. (Foto/hR/Ist).

Aceh Timur – haba RAKYAT.

Sekitar Rp 523 juta Dana Desa (DD) Tahun 2018, Gampong Matang Jrok Kecamatan Madat Aceh Timur diduga Raib. Hal tersebut disampaikan Koordinator Tenaga Ahli P3MD Aceh Timur Yusmiadi, SE. Saat dijumpai media ini, Selasa (21/5/2019).

Dikatakan. Yusmiadi pihaknya menerima laporan hilangnya dana desa tersebut pada akhir bulan April 2019.

“Kita sangat menyesalkan hilangnya Dana Desa Tahun 2018, dari rekening Desa (gampong) Matang Jrok, Kecamatan Madat Aceh Timur. Anehnya lagi, ratusan juta dana desa tersebut raib sekitar bulan Maret 2019. Kita menduga ratusan juta DD ini dibawa kabur oleh Muksalmina oknum Geuchik setempat”. Kata Yusmiadi yang akrab disapa Abu Yus.

Dijelaskan Abu Yus. Akibat raibnya uang negara yang diperuntukan untuk membangun desa ini, baik untuk pembangunan Fisik dan pembangunan SDM terancam terlantar.”Sekitar Rp 500 juta lebih dana desa. Dengan mudah di bawa kabur oleh Muksalmina oknum Geuchik,  yang diduga sebelumnya telah memalsukan tanda tangan Bendahara Gampong dan Camat setempat, akibat ada beberapa rumah duafa terancam terlantar”. jelas  Abu Yus.

Menurut Abu Yus. Kasus ini diketahui pihaknya setelah Camat  Madat Muchtaruddin SE, bersama Pendamping Desa (PD) dan Bendahara Gampong meminta informasi terkait dana silpa tahun 2018. Namun setelah dichek kerekening gampong. Tenyata di rekening Matang Jrok sudah kosong.

“Terkuaknya kasus ini berawal dari informasi yang kami terima dari salah seorang Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) di Kecamatan Madat. Kami sangat menyesalkan hal ini terjadi. Hingga saat ini Geuchik Muksalmina tidak diketatahu entah dimana keberadaannya”. Kata Abu Yus.

Sementara itu menurut Camat Madat Muchtaruddin SE. Setelah kasus ini terungkap Kuechik Gampong Matang Jrok tidak pernah nampak lagi di gampong tersebut. 

“Beutoi… teungoh dalam penyelidikan tipikor… Dari kasus nyo terungkap jih hana deuh lee di gampong.. nyo masalah Dpo nyan hana Lon tupuw lom..yang pasti ka lam penyelidikan pihak Kepolisian”… (Benar, kasus ini dalam penyelidikan tipikor. Dari kasus ini terungkap ia (keuchik) tidak pernah nampak lagi di gampong. Kalau masalah DPO itu tidak saya ketahui, yang pasti sudah dalam penyelidikan ke Polisian”). Ujar Camat Madat lewat WhatsApp nya singkat. (Az/hR)