100 PRAJURIT YONARMED 17, IKUTI SOSIALISAI P4GN

PIDIE – haba RAKYAT.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pidie mensosialisasikan program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) kepada Prajurit Batalyo 17/Komposit Bersama tepatnya di Aula Yonarmed 17, Kamis, 27 Juni 2019.

100 orang Prajurit Batalyon Artileri Medan 17, Yonarmed. Program  P4GN ini merupakan program Yonarmed 17/Komposit yang akan dilakukan setiap triwulan, Tujuannya agar prajurit TNI terhindar atau tidak terlibat peredaran dan penyalahgunaan narkoba” ujar Danyonarmec 17 Mayor Arm. Oke Kistiyanto

“Sosialisasi ini merupakan wujud keseriusan Yonarmed 17/Komposit dalam mendukung program P4GN, Kami juga mengingatkan jajaran agar tidak terlibat narkoba.

Mayor Arm Oke Kistiyanto tak lupa menyampaikan terima kasih kepada BNNK Pidie yang bersedia mensosialisasikan program P4GN kepada prajurit Yonarmed 17/Komposit.” Pungkasnya.

Selanjutnya, Kepala BNNK Pidie AKBP. Werdha Susetyo.SE, melalui Staf Seksi P2M BNNK Pidie Mhd. Joni, SE, M.Si mengatakan peredaran dan penyalahgunaan di Aceh sudah merambah ke semua kalangan. Apalagi sekarang Indonesia dinyatakan darurat narkoba, terutama Aceh, Khususnya di Kabupaten Pidie. Narkoba ini harus dilawan, sehingga korban penyalahgunaannya bisa berkurang,” kata Mhd. Joni.

Mhd. Joni, SE, M.Si menjelaskan lebih dalam lagi,  modus pengedaran narkoba tidak hanya dilakukan oleh laki-laki, tetapi juga memanfaatkan wanita Buktinya, banyak wanita yang ditangkap karena membawa atau jadi kurir narkoba.”jelasnya.

Sebut Mhd. Joni, SE, M.Si, Narkoba, sangat berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi, terutama bagi kesehatan otak manusia, Otak mengalami perubahan bentuk dan keropos serta tidak dapat disembuhkan jika terkena narkoba, Jadi otak manusia yang dirusak oleh narkoba tidak dapat kembali ke bentuk semula. Artinya kerusakan otak akibat memakai narkoba rusaknya permanen,”terang Mhd. Joni.

Mhd. Joni mengingatkan kepada prajurit Yonarmed 17/komposit bersama. “Kita perlu waspadai resiko narkoba bisa menghancurkan masa depan anak dan keluarga kita, banyak sudah oknum TNI/Polri yang diberhentikan dari ke dinasannya akibat bermain-main dengan barang haram tersebut, tentu saja kita tidak inginkan masa depan anak dan keluarga suram akibat penyalahgunaan narkoba, kita selaku benteng negara kesatuan republik Indonesia tentu kita tidak bisa kalah dengan para bandar narkoba, maka melalui penyuluhan P4GN ini kita lebih berhati-hati menghadapi musuh yang tampa kita sadari,” harapnya.

Ia, mengajak Kepada semua prajurit Batalyon Artileri Medan 17/Komposit untuk melindungi diri dan keluarga dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, Serta menyampaikan apabila ada korban narkoba dan ingin direhabilitasi silakan laporkan ke BNNK Pidie,” tutup Joni. (Rel – Sumadi)