KANTOR BUPATI DAN PENDOPO BELUM BAYAR LISTRIK

ULP PLN Simeulue Muhammad Ilham, saat dikonfirmasi awak media terkait sering padamnya arus listrik di wilayah Kabupaten Simeulue. (Dok. Foto : Sumadi)

Simeulue – haba RAKYAT.

Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Simeulue Muhammad Ilham memberikan keterangan kepada awak media, Rabu (26/6/209) di ruangan kerjanya, tentang padamnya lampu PLN yang menjadi perbincangan khalayak masyarakat dan juga perihal bengkaknya tagihan rekening listrik.

Muhammad Ilham tak mengelak dengan hal itu, “Akan tetapi kita terasa pemakaian rumah tangga dalam bulan puasa, biasa ibu rumah tangga start kebutuhan rumah tangga masak- masak  pada jam 15.00.wib sampai 18.00 wib, itu sangat drastis arus pamakaiannya. Lain lagi pada acara bulan puasa malamnya dengan Sahuri pada sahur, yang jelas beban bayaran listrik stabil,” ucap Ilham.

Sisi lain, menyangkut pamadaman pihak PLN sudah memberikan surat edaran  ke desa – desa. Namun ada juga tiba – tiba padam, itu  akibat gangguan bukan unsur disengajakan.

“Kita berperinsip PLN tak padam di Simelue, mungkin  dan juga kondisi internal  dan eksternal, seperti mesin atau jaringan,’ ucapnya. Dan ia menambahkan unsur sengaja itu tidak benar, disebutnya bahwa itu berita hoax.

Disela- sela itu, Muhammad Ilham, menyelip ucapanya soal tunggakan pelanggan, tujuan poinnya bahwa Pemda Simeulue menunggak.

“Ini sudah satu bulan menunggak yaitu Kantor Sekdakab senilai Rp. 29 juta dan  Pendopo sekitar Rp. 12 juta,” ujarnya. Tambahnya, selain itu ada juga yang menunggak yaitu,  kantor PDAM dan beberapa rumah sekolah.

Ditanya soal kenapa belum dibayarnya rekening listrik kantor Bupati dan Pendopo Bupati Simeulue, dia mengaku belum tahu. Kata Ilham, “Lazimnya langsung dibayarkan oleh Bendaharawan Setdakab.” Tutupnya. (Sumadi/hR)