Korban Bencana Puting Beliung Terima Bantuan dari Pemkab Aceh Utara

Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf saat menyerahkan bantuan kepada korban bencana puting beliung. (Photo/Ist).

Aceh Utara – haba RAKYAT.

Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf menyerahkan bantuan masa panik kepada masyarakat korban bencana angin puting beliung yang melanda wilayah tersebut pada 10 Juni 2019 lalu.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di Gampong Cot Paya Kecamatan Baktiya Barat. Rabu (26/6/2019), dihadiri Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Aceh (BPBA) Ir. Muhammad Syahril, MM, dan Kabid Pemberdayaan Sosial.

Bantuan dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Aceh Utara Mirodiyatun Resi Nuridayati, S.Sos, MP. Bantuan masa panik yang diserahkan tersebut masing-masing berasal dari Pemkab Aceh Utara berupa beras, sembako, bahan sandang, dan kebutuhan sekolah anak-anak.

Sedangkan, dari Pemprov Aceh berupa bahan bangunan terdiri dari seng, kayu ukuran 2×4 inc, kayu ukuran 2×3 inc, papan les plang, paku seng, dan paku biasa. Kepala BPBD Aceh Utara Drs Amir Hamzah melaporkan jumlah korban angin puting beliung di Aceh Utara 41 unit rumah penduduk dan satu unit kantor Geusyik mengalami kerusakan.

Data kerusakan rumah di Kecamatan Seunuddon, yakni Gampong Matang Anoe 1 rumah, Cot Kafiraton 5 rumah, Matang Jeulikat 2 rumah.

Di Kecamatan Baktiya Barat, Gampong Cot Paya 11 rumah, Pucok Alue Buket 3 rumah, Matang Teungoh 2 rumah, Singah Mata 1 rumah, dan Matang Panyang 1 rumah. 

Selanjutnya di Kecamatan Simpang Keuramat, Gampong Alue Badee 1 rumah dan 1 kantor geusyik, Keude Simpang Peut 11 rumah, Paya Leupah 2 rumah. Sedangkan di Kecamatan Tanah Jambo Aye kerusakan 1 unit rumah penduduk di Gampong Matang Jurong. 

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Aceh (BPBA) Ir Muhammad Syahril, MM mengatakan bantuan bahan bangunan yang diserahkan tersebut sesuai dengan laporan bencana dan permohonan yang diajukan oleh pihak BPBD Aceh Utara. 

“Ini sesuai dengan Tupoksi kami di BPBA, di mana kami harapkan agar pihak BPBD selalu membangun koordinasi dengan kami, sehingga setiap terjadi bencana bisa ditangani dengan cepat dan tepat,” kata Syahril.

Selain itu. Syahril juga mengajak masyarakat untuk sama-sama turut menjaga dan merawat lingkungan, terutama di kawasan yang kerap dilanda bencana, seperti bencana banjir. Dikatakan bencana kerap terjadi, ada hubungannya dengan aktivitas dan ulah tangan manusia yang memanfaatkan sumber daya alam melampaui dari daya tahan alam itu sendiri. Sebutnya.

Wabup Aceh Utara Fauzi Yusuf dalam arahannya mengatakan bantuan masa panik yang diserahkan ini menunjukkan keseriusan pihak Pemprov Aceh yang cepat tanggap terhadap bencana alam yang menimpa masyarakat. 

“Kita mengapresiasi atas kinerja BPBA yang langsung datang membawa bantuan ke Aceh Utara,” kata Fauzi.

Dijelaskan, Aceh Utara termasuk daerah rawan bencana terutama bencana banjir yang sering terulang setiap akhir tahun. Untuk itu, pihaknya juga mengapresiasi BPBD Aceh Utara yang terus membangun koordinasi yang intens dengan pihak BPBA dan leading sektor terkait.

Kepada masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam, Fauzi mengajak untuk memperbanyak sabar dan tawakkal, karena setiap bencana yang didatangkan Allah SWT pasti terdapat pelajaran dan iktibar sebagai tuntunan dalam menjalani kehidupan ini. (Azhar/hR)