Bikin Panik.. Peresmian 119 Oleh Sekda Diwarnai Simulasi

Aceh Tengah – haba RAKYAT .

Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tengah, Karimansyah meresmikan Gedung Public Safety Center, Sabtu (20/07) yang berlokasi di wilayah Uluh Kuning, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan, Jayusman dalam laporannya menyampaikan Public Safety Center (PSC) merupakan layanan cepat tanggap darurat kesehatan yang tidak hanya berhubungan dengan kecelakaan saja, tetapi juga dalam situasi kritis kesehatan akibat serangan penyakit yang mendadak dan juga mempercepat penanganan dan pertolongan pada korban yang membutuhkan penanganan segera.

“Sarana dan prasarana yang dimiliki PSC 119 Aceh Tengah sampai saat ini adalah 1 unit gedung PSC, 1 unit mobil ambulance, alat komunikasi berupa 5 unit RIG dan 5 unit HT, sedangkan tenaga SDM sebanyak 8 orang yang terdiri dari 1 orang dokter umum, perawat 2 orang, bidan 2 orang dan tenaga kesehatan lainnya sebanyak 2 orang”, kata Jayusman.

Pentingnya pelayanan pertolongan yang cepat dan tepat bertujuan untuk menurunkan dan menekan kematian, kesakitan dan kecacatan dimana pertolongan pertama ini merupakan pertolongan cepat yang bersifat sementara.

Karimansyah mengatakan Public Safety Center ini merupakan realisasi program pemerintah yang terdapat pada misi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah.

Peresmian gedung PSC disaksikan langsung oleh Pejabat dari Dinas Kesehatan Provinsi, Para kepala SKPK, Para Camat dan masyarakat sekitar Uluh Kuning Kecamatan Kebayakan.

“Tentunya kita berharap dengan adanya PSC ini tidak ada lagi masyarakat yang tidak mendapat layanan gawat darurat di Kabupaten Aceh Tengah”, ujar Karimansyah. (Rel – Jef)

Sekda Minta Media dan Masyarakat Sosialisasikan PSC 119

Kepada media, Sekda menyampaikan harapanya agar pelayanan kesehatan hari demi hari bisa semakin baik.

“Bidang kesehatan dari hari ke hari harus semakin baik. Mari kita menyemangati semua yang terkait dibidangnya. Karena masyarakat sangat butuh pelayanan kesehatan yang prima,” ucapnya.

Ia juga mengatakan saat ini Pemerintah Daerah memiliki komitmen yang kuat untuk membangun fasilitas dan terkait pelayanan. Menurutnya ini adalah salah satu wujud dari janji yang pernah disampaikan oleh Pemimpin Daerah.

“Ini salah satu wujud dari janji yang pernah disampaikan oleh Pimpinan Daerah. Dan hari ini direalisasikan”. Ungkap Sekda menjelaskan.

Selanjutnya Karimansyah juga mengomentari terkait adanya simulasi penanganan darurat oleh tim medis 119. Simulasi dalam peresmian acara yang tiba-tiba dipraktekan tanpa pemberitahuan, dengan tumbangnya seorang pria berusia 50an, sempat menimbulkan kepanikan sebagian tamu undangan dalam acara peresmian tersebut.

“Itu pelatihan yang harus terus menerus dilakukan, untuk menunjukan bahwa mereka ingin meningkatkan kapasitasnya, sehingga masyarakat menjadi yakin didalam kita memberikan bantuan. Pembekalan dan peningkatan kualitas, itu suatu yang harus terus kita lakukan,” tegas Sekda menerangkan.

Sekertaris Daerah Kabupaten Aceh Tengah juga berpesan kepada masyarakat untuk memanfaatkan Public Safety Center 119.

“Masyarakat mari manfaatkan ini, bagi yang membutuhkan. Dan mari kita sosialisasikan ini. untuk nomor 119 ini, supaya masyarakat bisa memohon bantuanya ke 119, sehingga bisa ditangani dengan cepat,” himbau Sekda. Dirinya juga berharap dukungan penuh dari semua pihak dalam sosialisasinya, terutama pihak media agar dapat menyampaikan informasi penting tersebut.

Sementara Kadis Kesehatan Aceh Tengah Jayusman didampingi dr. Arizqa Fintama dokter jaga dari tim PSC 119, menyatakan pelayanan emergency tersebut gratis dan tanpa dipungut biaya (khusus keadaan darurat/bukan angkut jenazah). Ia berharap agar masyarakat jangan berbuat iseng, dengan melakukan panggilan bohong. Sehingga pelayanan emergency 119 bisa terganggu, karena adanya penipuan panggilan darurat.

Kadis Kesehatan menjelaskan untuk nomor kontak darurat bisa langsung tekan nomor telepon Call Center Public Safety Center ‘119’ (Operator Provinsi) yang selanjutnya akan dialihkan ke operator daerah. Sementara untuk panggilan darurat lokal di Aceh Tengah, Jayusman menerangkan bisa melalui nomor hape operator ‘0822 6686 1119’. (Erwin/hR)

News Reporter
Don`t copy text!