PENERIMA PKH SUPINI KELUAR KARENA SUDAH BERMANDIRI

Supini penerima PKH berfose bersama Peksos SPV PKH Nagan Raya, Aceh (foto/hR/Ist/sukma).

Nagan Raya – haba RAKYAT .

Melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2), Supini (33 tahun)  warga Desa Blang Muko Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh, mampu memahami arti syukur hingga nyatakan diri graduasi mandiri dari kepesertaan Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos RI, Kamis, (11/7).

Supini merupakan KPM PKH kohort 2018, suaminya Yulidin (34 tahun) awalnya berprofesi sebagai buruh tani dan terkadang ikut kerja bangunan. keinginan keluar kepesertaan PKH itu muncul dari pikiran Supini telah jauh jauh hari saat ia mengikuti Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) secara rutin. Hal itu dilakukan karena ia ingin mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah karena suaminya saat ini telah diterima bekerja sebagai satuan keamanan disalah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit diwilayah itu.

“Alhamdulillah KPM atas nama Supini KPM 2018, bersedia mengundurkan diri dari kepesertaan PKH karena merasa sudah berkecukupan dengan kondisi ekonomi saat ini, Ibu supini sudah sejak lama berkeinginan keluar dari PKH tetapi beliau tidak berani mengungkapkan dalam pertemuan kelompok, baru saat ini ia memberanikan diri menyampaikan niat tulusnya itu,” terang Linawati, SKM, Pendamping sosial PKH.

“Suami beliau kini bekerja sebagai satpam diperkebunan sawit, selain itu juga memanfaatkan waktu luang bekerja sebagai buruh bangunan,” tambah Linawati yang selama ini mendampingi Supini.

Sementara Pekerja Sosial Supervisor PKH Nagan Raya, Arifin, S.Sos.I kepada Wartawan habaRAKYAT,menjelaskan, setiap berkesempatan melakukan supervisi selalu sinergikan antara modul yang ada dengan pendekatan sosial religius (pendekatan agama Islam) untuk KPM agar selalu mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah.  

“Setiap kesempatan selalu kita sandingkan antara modul dalam p2k2 dan pendekatan agama, terutama tentang syukur akan nikmat seperti di Alqur’an surat Ibrahim 14:7 dan ayat alqur’an yang relevan lainnya dengan konteks tersebut,” terang Arifin.

Sedangkan Koordinator Kabupaten PKH Nagan Raya, Fathurrahman, S.Pd.I menambahkan, saat ini KPM PKH di Nagan Raya memiliki tingkat kesadaran tinggi, hal itu dibuktikan dengan adanya kesadaran dari diri sendiri untuk graduasi mandiri.sukma

“Tahap satu sampai hari ini terdapat 10 KPM graduasi mandiri dan 411 KPM mandiri mampu,” terang Fathurrahman. (Sukma/hR)

News Reporter
Don`t copy text!