Mencegah Stunting, Ini Yang Dilakukan TPID Madat

Photo : Tenaga Ahli P3MD Aceh Timur saat melakukan pertemuan dengan sejumlah kader KPM, Aparatur Desa kecamatan Madat dalam kegiatan PSDM. Rabu (28/8/photo/Rais Az).

Aceh Timur – haba RAKYAT .

Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur melaksanakan acara pelatih Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM). Rabu (28/8/2019) kegiatan ini dilaksanakan diruangan kantor UPK dan Aula kantor Pertanian kecamatan Madat.
Ketua TPID Kecamatan Madat Zainuddin selaku panitia mengatakan pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) dikecamatan tersebut akan dilaksanakan pihaknya selama dua hari, yaitu pada. Kamis hari ini 28 hingga Jum’at,  29 Agustus 2019.

“TPID Madat melaksanakan kegiatan PSDM dan turut difasilitasi oleh Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD). Acara kita mulai dari pukul 8.30 WIB pagi sampai pukul 17.00 WIB. Pesertanya kami undang dari 26 desa, terdiri dari aparatur, kader KPM dan Posyandu yang ada dikecamatan Madat.” sebut Zainuddin melalui hp selularnya saat dihubungi.

Zainuddin menerangkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan Dana Alokasi Khusus (DOK) bersumber dari APBN. “Harapan dan tujuan kami dari pelatihan PSDM ini, semoga bisa meningkatkan pembangunan manusia dan mencegah penyakit Stunting di Aceh Timur khususnya Madat. Karena stunting saat ini sudah menjadi masalah nasional dan ini menjadi program Pemerintah,”ujarnya.

Koordinator Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Aceh Timur Yusmiadi, SE panggilan akrab Abu Yus selaku pelatih pada acara ini menyampaikan bahwa, Kabupaten Aceh Timur salah satu lokus Stunting dari tiga kabupaten yang ada di Aceh.”salah satunya Aceh Timur, kita berharap kepada peserta yang telah mengikuti pelatihan ini mendapatkan informasi terkait stunting dan juga penanganan konvergensi Stunting di desa agar ada sinergitas antara KPM, Posyandu dan aparatur,” ujarnya.

Abu Yus menjelaskan, pelatihan  Pengembangan Sumber Daya Manusia ini dilakukan oleh Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Aceh Timur dan juga dari unsur Dinas kesehatan (Dinkes) unsur Disdik dan dari DPMG.”PSDM adalah bagian dari Program Inovasi Desa untuk mendidik kader desa agar konvergensi desa dapat mencegah terjadinya Stunting bagi Bayi Dua Tahun (baduta) dan bayi lima tahun (Balita) serta bagi kesehatan Ibu Hamil (bumil) di Aceh Timur umumnya dan kecamatan Madat khususnya”.jelas Abu Yus.

Diharapkan dengan adanya sinergitas keduanya, maka apapun kebutuhan terkait penanganan Stunting maka bisa teralokasikan ke APBG tahun 2020.”Dengan adanya pelatihan seperti ini, insya Allah kita bisa sama-sama mengadvokasi pencegahan dan mengurangi angka Stunting secara signifikan di Aceh Timur,” terang pria yang murah senyum dan gemar memakai kaca mata asal Madat ini.

Sementara itu, Camat Madat Muktaruddin, SE saat dimintai tanggapannya terkait pelaksanaan PSDM di kecamatan tersebut menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan ini.”Geet Rais” sebut Muktaruddin melalui pesan whatshAppnya singkat.

Acara tersebut dihadiri unsur Dinkes Aceh Timur, unsur Disdik, unsur DPMG, Muspika Madat, PD, PLD dan puluhan peserta dari 26 desa di kecamatan Madat dan para undangan lainya. (Azhar/hR)