LSM Gakag Menduga Pihak Hukum Tutup Mata Dengan Proyek Normalisasi di Agara

Ketua LSM Gakag Agara, Arafik Beruh. (Foto/hR/Bs).

Kutacane, Aceh Tenggara – haba RAKYAT .

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Anti Korupsi Alas Generasi (LSM Gakag)  Aceh Tenggara (Agara) Arafik Beruh, tuding pihak hukum tutup mata terkait dengan proyek normalisasi Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan (DISPERKIMTAN) Aceh Tenggara (Agara). Diduga proyek normalisasi tersebut tanpa konsultan dan pengawasan, katanya.

Lanjutnya, diduga Proyek normalisasi yang tidak memakai konsultan dan pengawasan yakni Normalisasi sungai kali bulan desa Terandan 250 meter, pelaksana Cv. Amanda, sumber dana alokasi umum (DAU) Rp. 592.464.849. proyek normalisasi Kutacane Lama dikerjakan oleh Cv. Asia Karya Teknik dengan dana Rp 478.077.790. Kata Arafik Beruh pada media ini, Rabu (04/09/2019).

Ketika dikomfirmasi PPTK kegiatan proyek normalisasi itu, Azman melalui hp, Rabu (04/09/2019), mengatakan perencanaan dan pengawasan proyek normalisasi itu ada, akan tetapi dari pihak Dinas Perkimtan Agara. Karena dana untuk konsultan dan pengawasan proyek normalisasi itu tidak ada, katanya.

Sembari Arafik Beruh menambahkan sepegetahuan saya pada umumnya kalau proyek, dana untuk konsultan dan pengawasan itu harus ada, konsultan dan penggawasan menanda tanggani kontrak proyek itu dan mereka bertanggung jawab sepenuhnya kegiatan tersebut, sedangkan proyek yang ada dana konsultan dan penggawasan juga diragukan pekerjaanya konon tidak ada.

“Saya menduga proyek normalisasi itu amburradul, tidak sesuai dengan RAB, namun demikian saya menduga pihak hukum tutup mata dengan proyek tersebut,” tegas Arafik Beruh. (Bs/hR)