Sosialisasi E-DUPAK Online dan Pembinaan ASN di Aceh Utara, Ribuan Guru Madrasah Ikuti UKG

Guru Madrasah di Aceh Utara sedang mengikuti UKG, Jum’at, 4 Oktober 2019. (Photo/hR/Yoes).

Aceh Utara – haba RAKYAT .

Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Utara mengikuti Sosialisasi Elektronik Daftar Usulan Penilaian Angka Kredit (E-DUPAK) Online dan Pembinaan ASN yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Aceh Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di MAN 1 Aceh Utara, Jum’at (4/10).

Kakankemenag Aceh Utara, H. Salamina, S.Ag, MA dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan sosialisasi dan pembinaan ASN di lingkungan yang dipimpinnya itu diikuti 170 peserta, yang terdiri dari Kepala MI 38 peserta, MTs 24 peserta, MA 13 peserta, Kaur TU MTs dan MA 37 peserta serta 38 Operator MI. Selain itu, Pengawas Madrasah dan ASN Kankemenag Aceh Utara sebanyak 20 orang, rincinya.

Pengusulan angka kredit bagi seorang guru dengan menggunakan aplikasi dan sistem online ini merupakan sebuah inovasi yang harus dijalankan, karena proses kenaikan pangkat dan golongan menjadi sebuah persoalan. Dengan sistem terbaru ini, berbagai persoalan diharapkan dapat teratasi dan guru harus dapat melakukannya sendiri dengan menggunakan sistem ini, harap H. Salamina.

“Dulu, kenaikan pangkat dengan planet manual, akan tetapi kini dengan menggunakan planet digital”, diibaratkannya sesuai dengan perkembangan zaman.

Pemateri yang dihadirkan pada kesempatan tersebut Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Aceh, H. M. Idris, S.Ag, M.Pd yang didampingi dua Operator Kanwil Kemenag Aceh, Bulqiah dan Zarkasyi.

Selain menjelaskan terkait E-DUPAK Online, H. M. Idris melakukan pembinaan kepada sejumlah ASN yang hadir dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung sampai menjelang waktu Jum’at.

Pembinaan ASN sangat dititik beratkan pada Grand Design Madrasah, memaparkan terkait dengan  Head (kepala) dan Heart (hati). Mengedepankan hati dalam bekerja dan berbuat serta berkarya. Kepada segenap ASN diharapkan dalam membuat sebuah karya tulis saat mengusulkan kenaikan pangkat misalnya, agar jangan menciplak karya dari orang lain, akan tetapi harus mampu berbuat sendiri, berkarya sendiri dengan berbagai kompetensi yang dimiliki. Lalui berbagai prosesnya secara benar. Mengambil karya dari orang lain dan kita jadikan sebagai karya kita atau menciplak milik orang lain adalah sebuah kesalahan. Berdayakan semua kemampuan yang ada pada diri kita, tegas H. M. Idris.

“Jadikan pola pikir kita dan madrasah kita ke arah yang lebih baik, serta tampilkan anak-anak madrasah yang cerdas. Sekarang kita sudah berada di atas, mari kita pelihara dengan sebaik-baiknya. Bekerja tulus ikhlas dengan mengharap ridha Allah SWT, dengan harapan madrasah lebih baik dan bermartabat masa yang akan datang”, ujarnya.

Dapat dikabarkan juga, bahwa usai Jum’at, sebanyak 1.066 guru madrasah mengikuti Ujian Kompetensi Guru (UKG) di tiga lokasi pelaksanaan. Guru MI sebanyak 629 orang di MIN 6 Aceh Utara, guru MTs sejumlah 297 di MTsN 4 Aceh Utara dan guru MA di MAN 2 Aceh Utara sejumlah 140 orang.  (Yoes/hR)