FKP : Skors Musda XI Golkar Pidie Pemaksaan Kehendak

Saat berlangsung Musyawarah FKP menyikapi Musda XI, Jum’at malam 28/08, di Wisma Anugerah Sigli. (Dok.FPK/hR/Asnawi Ali)

Sigli – haba RAKYAT |

Kekecewaan Anggota Forum Pengurus Kecamatan (FKP) diungkapkan oleh Fahmi, ketua FKP Golkar Pidie, mereka mengatakan bahwa penundaan (Skors) Musda XI Golkar Pidie  semacam permainan, merupakan pemaksaan kehendak, sehingga mencederai AD/ART Partai.

Sangat disayangkan ini terjadi ditubuh partai yang sudah sangat matang, kami akan terus mengawal hingga Skors Musda XI tersebut dicabut, tegas Fahmi lewat release yang dikirim kepada Awak media, Sabtu (29/08).

Sebutnya, Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Pidie merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan di tingkat Kabupaten, namun tidak seperti diharapkan, tidak berjalan baik dan normal.

Kami Forum Kecamatan sangat menyayangkan sikap pimpinan sidang yang melakukan Skors sidang tanpa menanyakan persetujuan kepada forum Musda, sehingga diakhir sidang sempat ricuh sesaat”, ungkap Fahmi.

lanjutnya,mereka para kader tidak ingin Partai Golkar (PG) selaku partai Besar dan dipercaya masyarakat, nantinya menjadi “Partai Gurem” di Pidie, “kalau proses demokrasi dalam tubuh Golkar di Intervensi untuk dikebiri, jangan jadikan Musda sebagai ajang memaksa kehendak pribadi maupun keluarga, kami tidak rela”, tegasnya lagi.

Kami merasa kecewa terhadap DPD I Aceh Partai Golkar yang tidak mengedepankan musyawarah mufakat dalam Musda XI, jangan terpecah belah  hanya kepentingan kecil, kita terus menjaga kekompakan bersama, PK agar tetap teguh menjunjung demokrasi menuju perubahan, harap Fahmi bersama PK Partai Golkar Pidie”.

Masih banyak kepentingan partai seharusnya bisa diputuskan dalam Musda XI, termasuk Rekomendasi dan Keputusan Politik, dimana DPD II Pidie Partai Golkar akan merekomendasikan Ketua DPD I Aceh Partai Golkar Teuku Muhamnad Nurlif untuk calon Gubernur Aceh pada Pilkada Mendatang”.

Ini sudah kita siapkan, namun apalah daya, ada permainan lain yang hanya mementingkan kepentingan salah satu calon“, demikian disampaikan Fahmi Ketua FPK Golkar Pidie.(AA/hR)

Don`t copy text!