Ratusan Anak Yatim di Matangkuli Dapat Santunan

Aceh Utara, haba RAKYAT |

Masyarakat Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara menyatuni ratusan anak yatim piatu dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharam 1442 H, kegiatan tahunan ini dilaksanakan di Masjid Khalifah Ibrahim, Sabtu, (29/8/2020)

Ada 273 orang anak yatim yang disantuni hari ini, mereka adalah anak-anak kita yang ada di Kecamatan Matangkuli, ini merupakan kegiatan rutin tahunan,” kata Ketua Panitia Pelaksana Tgk. Hasbi, S.Pd dalam siaran pers yang diterima media ini.

Dikatakan, santunan anak yatim yang masih di bawah umur 15 tahun dilakukan oleh para masyarakat Se-Kecamatan Matangkuli, sementara sumber dana merupakan dari sumbangan masyarakat disumbangkan seiklasnya di kumpulkan setiap bulan.

Dalam sambuatan nya Bupati Aceh Utara menyampaikan sebagai kepala daerah dirinya berterimakasih kepada para tokoh panitia.” Selaku bupati Aceh Utara
saya berterimakasih kepada para tokoh panitia acara santunan anak yatim se-Kecamatan Matang Kuli ini. Acara ini diadakan rutin setiap tahun, saya menghimbau semua pihak untuk mendukung acara ini dan saya juga mengajak para Geuchik untuk menyiapkan anggaran minimal 2 orang anak yatim per gampong untuk dibiayai sekolah dan pasantren supaya anak yatim ini kelak menjadi orang yang berguna
” kata Bupati Aceh Utara yang akrab disapa Cekmad ini.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib di dampingi wakil bupati, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Pada kesempatan itu Bupati menyumbang Rp 10 juta dan Wakil Bupati Fauzi Yusuf juga turut menyumbang Rp 5 juta melalui panitia. Total jumlah sumbangan keseluruhan Rp 280 juta disumbangkan kepada anak yatim dalam tahun ini.

Selain Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara, pada acara tersebut turut dihadiri di Anggota Komisi 1 DPR Aceh H, Ridwan Yunus, Sektetaris Baitul Mal Aceh Utara, Muspika Matangkuli, tokoh agama dan sejumlah tokoh masyarakat setempat. Para peserta yang hadir pada acara itu juga diwajibkan memakai masker sesuai protokol kesehatan untuk pencegahan dan penyebaran wabah pandemi COVID-19 di daerah tersebut. (Azhar).

Don`t copy text!