“Belasan Warga Agara Positif Covid 19”

Foto : Tabel Hasil Test Swab PCR Covid-19 dari Balitbangkes Aceh, sebanyak 18 orang positif Covid-19 di Aceh Tenggara, Minggu (13/9/2020). (Dok/hR/Zulkanedi)

Aceh Tenggara – haba RAKYAT |

Hasil Test Swab PCR Covid-19 dari Balitbangkes Aceh telah keluar sebanyak 18 orang positif Covid-19 di Aceh Tenggara, dua diantaranya adalah Pejabat di Agara yaitu Sekda Aceh Tenggara, Muhammad Ridwan, S.E M.Si dan Kadisperindag Aceh Tenggara, Ramisin, SE dan 16 orang warga Aceh Tenggara lainnya,” ujar Kepala Dinas Infokom selaku jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Tenggara, Zul Fahmi. S. Sos. MM, kepada Media haba RAKYAT, Minggu (13/9).

Menurut Zulfahmi sejak wabah corona melanda Kabupaten Aceh Tenggara, sudah ada 18 orang yang positif terkonfirmasi Covid-19, ada yang yang meninggal dunia dan ada juga telah sembuh.

Masyarakat harus tingkatkan kewaspadaan terhadap transmisi lokal covid-19. Jaga jarak fisik, jarak sosial, dan memakai masker, ketika keluar rumah, serta mencuci tangan pakai sabun, atau hand sanitizer tegas Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Tenggara, ZulFahmi, S. Sos. M.M.

Lanjutnya, Kami menghimbau kepada masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan, apalagi terhadap transmisi lokal virus ini, kata zulfahmi, pihaknya sedang melakukan tracing kontak terhadap orang yang pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 di Aceh Tenggara.

Selanjutnya sekitar 40 sampel Test Swab PCR Covid-19 telah mereka kirimkan ke Balitbangkes Aceh. Virus corona itu’ nyata, dan dapat menyerang siapa saja.

Masyarakat harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19, guna mencegah penyebaran virus corona di seluruh pedesaan di Aceh Tenggara.

Hindari keluar rumah apabila tidak terlalu mendesak, pakai masker ketika keluar rumah, serta mencuci tangan pakai sabun, atau hand sanitizer.

Bukan hanya itu juga, biasakan menggunakan masker di pusat keramaian, seperti, di pasar-pasar, warung kopi, dan pusat keramaian sosial lainnya.

Masyarakat dihimbau agar perbanyak komsumsi makanan yang mengandung vitamin C, untuk meningkatkan imum tubuh guna mencegah virus corona dan kemungkinan pada Tanggal 24 September 2020, mereka akan melakukan penindakan terhadap masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

Sesuai Perbup No. 32/2020, bagi pelanggar akan didenda Rp. 20.000 hingga Rp. 500 ribu, sanksi administratif dan diberikan sanksi sosial. (Zulkanedi/hR)

Don`t copy text!