Kasus Kematian Gajah di Mila, Polres Pidie Tetapkan Tersangka

Foto : Kapolres Pidie menyampaikan penanganan kasus kematian Gajah Liar di Mila, Pidie, dan menetapkan seorang tersangka. Konferensi Pers berlangsung di Joglo Mapolres setempat, Selasa (29/09). (Dok.Subbag Humas Polres/hR/Asnawi Ali)

Sigli – haba RAKYAT |

Polres Pidie berhasil mengungkap Kasus Kematian Gajah akibat tersengat listrik di Kecamatan Mila Pidie, Provinsi Aceh, yang terjadi pada 9 September 2020 lalu, di perkebunan warga Kecamatan Mila Kabupaten Pidie. Disampaikan dalam Konferensi Pers bertempat di Joglo Mako Polres Pidie, Selasa (29/09).

Konferensi Pers tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pidie AKBP. Zulhir Destrian, S.I.K, M.H dan didampingi oleh KOMBES POL Dr. H. Kasmen, M.E dari Baintelkam Mabes Polri, Marjuki Baintelkam Mabes Polri, Kasat Reskrim Polres Pidie IPTU. Ferdian Candra, S.Sos, M.H, Kabag Ops Polres Pidie AKP. Iswahyudi, S.H.

Juga turut hadir, Agus Arianto, S.Hut. (Kepala Balai KSDA Aceh), Kamarudzaman, S. HUT, (SKW-I Balai KSDA Aceh), Tutia Rahmi, S.Hut. (PEH BKSDA Aceh), Krismangko Padang (Dit. KKH Ditjen KSDAE), M. Irfan Andriansyah (Dit. KKH Ditjen KSDAE).

Dalam Konferensi Pers, Kapolres Pidie AKBP. Zulhir Destrian menjelaskan, proses penyelidikan kurang lebih dua minggu, namun semua itu sebanding dengan hasil yang diraih setelah Polres Pidie mengungkap kasus Kematian Gajah di Kecamatan Mila Kabupaten Pidie.

Tersangka, yakni BM bin Abdurrahman (33) warga Kecamatan Mila, Pidie perkerjaan sehari-hari sebagai Petani, berhasil diringkus Satreskrim Polres Pidie, pada waktu dan tempat yang berbeda.

Selain satu tersangka, Polisi juga mengamankan Barang Bukti berupa sepasang gading gajah jantan, satu buah papan yang bertulisan awas kawat telanjang, perlengkapan alat listrik dan berupa kawat serta sejumlah barang bukti lainnya.

Sementara, untuk tersangka BM juga dikenakan pasal 40 ayat (2) Jo pasal 21 ayat (2) huruf a dan b undang-undang RI nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara, Jelas Kapolres Pidie.

Dikabarkan sebelumnya, Seekor Gajah Liar Jantan mati terjerat oleh jeratan listrik pemilik kebun di kawasan Glee Cut, Gampong Tuha Lala, Kecamatan Mila, Pidie, pada 9 September 2020 lalu.

Pihak BKSDA Aceh pada waktu itu sempat turun ke TKP,  setelah Forkopimcam Mila, dan Pihak Polres meneruskan laporan. (AA/hR)

Don`t copy text!