Koperasi Petani Kelapa Sawit PT. AIP Menerima Sertifikat ISPO

Foto : Penyerahan sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO), kepada petani-mitra Wilmar PT. Agrindo Group Indah Persada (PT. SIP) pada Jum’at (04/09/2020).

Asahan – haba RAKYAT |

Koperasi petani kelapa sawit (KPKS) Kesepakatan-Ambar, petani-mitra Wilmar PT. Agrindo Group Indah Persada (PT. SIP) menerima sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO), pada Jum’at (04/09).

Koperasi Wilmar Group, Desa Gading Sidodadi, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara, telah memenuhi Peraturan Menteri Pertanian Nomor : 11/PERMENTAN/OT/140/3/2015 tentang System sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan indonesia (ISPO) melalui skema penilaian sertifikat mutu. Tanggal penerbitan 23 Juli 2020 s/d 22 Juli 2025.

Penyerahan Sertifikat ISPO Kepada PT. Agrindo Group Indah Persada dan Wilmar Group

Selain petani mitra, PT. Agindo Indah Persada salah satu pabrik kelapa sawit kebun Wilmar Group juga menerima sertifikat ISPO, dalam membina dan mendampingi pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan (integrated sustainable palm oil) bagi para petani swadaya murni (non-plasma) di Kabupaten Asahan. 

Manager PT. AIPMarnangon Sitorus” menilai, pola kerjasama Wilmar Group dengan koperasi petani swadaya kelapa sawit, kesepakatan sangat tepat.

Selain, mendampingi dalam mengelola kebun, perusahaan agribisnis tersebut, juga menjalin kemitraan yang saling menguntungkan dengan petani, dalam upaya menjaga pasokan ke pabrik kelapa sawit (PKS) nya. 

Wilmar Group juga bekerjasama dengan pemerintah daerah, agar ada kepastian hukum.

“Dengan sistem yang dilakukan, petani memperoleh kepastian pasar dan perusahaan dapat membantu petani memperoleh ISPO, sekaligus mengamankan pasokan,” tutur Marnangon Sitorus.

Menurut Ketua “Koperasi Petani Kelapa Sawit“(KPKS) Kesepakatan-Ambar “Syarifuddin Sirait SP“, pihaknya memang sudah menantikan penyerahan sertifikat tersebut, untuk membuktikan’ bahwa kelapa sawit yang diproduksi sudah memenuhi standar keberlanjutan.

Dalam kegiatan menerima sertifikat ISPOSyarifuddin Sirait SP” mengatakan, dalam menjalankan regulasi yang di atur dalam pemerintahan atau PERMENTAN, baik itu dalam Peraturan Tahun 2015 s/d 2019 yang sudah diatur, serta mengikuti dan melaksanakan aturan-aturan Pemerintah dengan lebih bagus lagi, dan harga yang lebih baik untuk harga TBS nya, tutur Syarifuddin Sirait.

Ia menambahkan, Ketua koperasi petani kelapa sawit (KPKS) Kesepakatan “Syarifuddin Sirait SP“, Berharap koperasi petani kelapa sawit (KPKS) Kesepakatan-Ambar petani-mitra wilmar PT. Agindo Group Indah Persada (PT. SIP) menerima sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO), Jum’at (04/09).

Manager PT. AIP Marnangon Sitorus” menilai, pola kerjasama Wilmar dengan koperasi petani swadaya kelapa sawit kesepakatan sangat tepat.

Selain, mendampingi dalam mengelola kebun, perusahaan agribisnis tersebut, juga menjalin kemitraan yang saling menguntungkan dengan petani dalam upaya menjaga pasokan ke pabrik kelapa sawit (PKS)-nya.

Wilmar juga bekerjasama dengan pemerintah daerah, agar ada kepastian hukum. 

Dikatakannya, “dengan sistem yang dilakukan, petani memperoleh kepastian pasar, dan perusahaan dapat membantu petani memperoleh ISPO, sekaligus mengamankan pasokan,” tutur Marnangon Sitorus.

Menurut Ketua “Koperasi Petani Kelapa Sawit“(KPKS) Kesepakatan-Ambar “Syarifuddin Sirait SP“, pihaknya memang sudah menantikan penyerahan sertifikat tersebut, untuk membuktikan bahwa kelapa sawit yang diproduksi sudah memenuhi standar keberlanjutan, ujar Syarifuddin Sirait.

Dengan pendampingan Wilmar, pihaknya mengetahui cara mengelola kebun secara profesional dan sesuai standar berkelanjutan.

Ketua koperasi petani kelapa sawit (KPKS) Kesepakatan “Syarifuddin Sirait SP” Berharap, kepada Pemerintah khusunya Kabupaten Asahan, agar tetap mengedukasi dan peduli terhadap petani, terkait dinas pertanian dan perkebunan, bagaimana supaya koperasi PKS dapat terbina, serta dalam koperasi-koperasi yang bergerak di bidang koperasi lainya, tutup Syarifuddin Sirait SP. (hR /Joko setiawan)

Don`t copy text!