Kota Sigli Zona Wajib Masker Pertama di Aceh

Foto : Kota Sigli ditetapkan sebagai Zona Wajib Masker, dalam Operasi Yustisi Penerapan Perbup Pidie No. 41 Tahun 2020, Selasa (15/09/2020. (Dok.Subbag Humas Polres/hR/Asnawi Ali)

Sigli – haba RAKYAT |

Polres Pidie terus berupaya meningkatkan disiplin protokol kesehatan (Prokes) guna mencegah resiko penyebaran penularan Virus Corona di Wilayah Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, diantaranya dengan memasang papan plang bertuliskan “Kawasan Wajib Pakai Masker” yang ditempatkan di Bundaran Aneuk Muling, dan Simpang Pidie, Kecamatan Kota Sigli.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Yustisi, dan Sosialisasi Perbup Pidie No. 41 Tahun 2020 tentang “Penegakan Disiplin dan Penegakan Hukum Prokes sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Pidie”.

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian, S.I.K, M.H, melalui Kabagops Polres Pidie AKP Iswahyudi, S.H, kepada Media haba RAKYAT, Selasa (15/09) mengatakan, pemasangan papan peringatan tersebut dimaksudkan untuk mengingatkan seluruh masyarakat, berasal dari mana saja yang akan memasuki kawasan Kota Sigli, mereka Wajib memakai masker untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Kita berharap masyarakat menggunakan masker setiap bepergian, mulai dari rumah, selalu mentaati Prokes seperti, Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, dan Menghindari Kerumunan (4M), pinta Kabagops Polres, yang juga ketua Tim gabungan Operasi Yustisi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTP2 C19) Pidie”.

Dalam Ops. Yustisi Penegakan Disiplin  dan Hukum, pada tahap awal kita fokus pada pemakaian masker, dimanapun berada harus pakai masker, ini demi keselamatan bersama, tidak terkecuali termasuk abdi negara, seperti tertuang dalam Perbup Pidie No. 41 Tahun 2020“, dan tahap selanjutnya akan ada Sanksi bagi pelanggar Perbup Pidie No. 41 Tahun 2020, imbuh Iswahyudi.

“Marilah bersama kita taatinya guna memutuskan mata rantai penyebaran Virus ini, karena sudah banyak korban dan semakin meningkatnya kasus tertular Covid-19, ini demi kita, sanak saudara kita, jangan sampai wabah ini terus meluas, dan korban terus bertambah”, ajak Iswahyudi.

Kegiatan hari ini, Selasa (15/09) dari Kota Sigli sampai ke Pasar Beureunuen, Mutiara, untuk memberi pemahaman kepada masyarakat, agar mereka sadar betapa pentingnya memakai masker untuk mengantisipasi, memutus mata rantai penyebaran Covid-19, nantinya kita akan sasar tempat lainnya”, pungkas Iswahyudi.

Sementara, Jubir GTP2 C19 Pidie, Ir. HM. Hasan Yahya, MM, menyebutkan Operasi Yustisi Penerapan Perbup Pidie No.41 Tahun 2020, sudah menyasar keberbagai tempat seperti, Pasar, Terminal, Warkop, dan tempat-tempat yang biasa ramai berkumpul warga.

Tim Gabungan dari Unsur GTP2 C19 Pidie, yang dikomandoi oleh Kabagops Polres, AKP. Iswahyudi, SH, terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinkes Pidie, terus melakukan berbagai upaya pencegahan, penyebaran Virus Covid-19 yang semakin meningkat, jelas Hasan Yahya.

Lanjutnya,”Kita berharap kesadaran masyarakat, untuk mematuhi peraturan pemerintah, ini semata untuk kebaikan kita bersama, tugas pemerintah melindungi rakyatnya, jadi sepatutnya masyarakat mentaati setiap peraturan pemerintah“, ungkap Hasan Yahya.

Seperti diketahui, Pidie masuk Zona berbahaya penyebaran Covid-19, sebagai antisipasi Bupati Pidie telah mengeluarkan Perbup Pidie No.41 Tahun 2020, tertanggal 9 September 2020.

Dalam mensosialisasikan dan penerapannya telah dilakukan Operasi Yustisi oleh Tim Gabungan, unsur GTP2 C19 Pidie yang diketua oleh Kabagops Polres, AKP. Iswahyudi, SH. Selain Kota Sigli, 23 Kecamatan di Pidie juga disasar Tim Ini. Bahkan untuk Kota Sigli ditetapkan sebagai kawasan wajib masker pertama di Aceh.(AA/hR)

Don`t copy text!