Pejabat Di Lingkungan Pemkab Abdya, Ikut Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II

Foto : Para pejabat Eselon II saat di Uji Kompetensi di Aula BKPSDM Kabupaten Abdya, Kamis (10/9/2020). (hR/MS)

Aceh Barat Daya – haba RAKYAT |

Para pejabat di Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengikuti Ujian Kompetensi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama eselon II yang digelar dikabupaten setempat, Kamis (10/9).

Pantauan awak media, kegiatan tersebut berlangsung di aula rapat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Abdya.

Dibuka oleh sekda Drs. Thamrin juga dihadiri Tim Asesor dari BKN regional XIII Aceh yang diikuti sebanyak 29 (dua puluh sembilan) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) terdiri dari 23 SKPK, 3 Staf Ahli, 3 Asisten di Pemkab Abdya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya Drs. Thamrin mengatakan, tujuan diadakan kompetisi ini adalah Untuk menilai kinerja mereka, apakah selama dua tahun itu kinerjanya masih sesuai dengan jabatan atau tidak.

Perlu melihat dan menilai kinerja pejabat apakah ada peningkatan selama dua tahun ini. Jika tidak, mungkin nanti akan di mutasikan ke jabatan yang lain atau sudah tidak memenuhi syarat lagi untuk jabatan eselon II kepala dinas,” sebutnya.

Lanjut Sekda, di kompetensi ini ada kepala SKPK yang tidak di ikut sertakan, seperti Dinas Keuangan dan BPMP4, karena masa jabatan kepala dinasnya masih satu tahun, dan hasil kompetensi ini nanti akan diserahkan kepada Bupati untuk mempertimbangkan yang mana yang masih layak untuk dipertahankan, dan untuk digantikan supaya ada penyegaran.

Kita cuma memberikan Rekomendasi kepada Bupati hasil dari uji kompetensi ini, agar dilakukan penyegaran. Apalagi sekarang masih ada 7 (Tujuh) jabatan yang kosong dan harus diisi, yaitu Asisten pembangunan dan kesejahtraan rakyat, Asisten Adminitrasi umum, Dinas sosial, Dinas pertanahan, Dinas perumahan rakyat kawasan permukiman dan lingkungan hidup, Dinas koperasi usaha kecil dan menengah perindustrian dan perdagangan dan Dinas syariat islam dan pendidikan dayah.” ujar Sekda.

Kemudian dikatakan Sekda, jika nanti tidak ada pergeseran jabatan maka selebihnya akan kita lelang. Karna uji kompetensi dan lelang jabatan itu berbeda. Sudah dua tahun lebih jadi perlu untuk dilakukan penyegaran kembali semenjak akhri tahun 2017 sampai 2020.

Kita berharap semoga dengan adanya diselenggarakan Uji Kompetensi ini dapat kita lihat peningkatan kinerja yang telah dikerjakan, apakah kinerja ini susuai dengan target yang telah di kerjakan atau tidak,” demikian pungkasnya.

Pada kegiatan tersebut semua peserta dan penguji juga tampak mengikuti Protokol Kesehatan, memakai masker dan menjaga jarak seperti yang sudah diaturankan. (MS/hR)

Don`t copy text!