Perbup Pidie No. 41 Tahun 2020, “Tentang Penegakan Disiplin  dan Hukum Prokes di Sosialisasi”

Foto : Sosialisasi Perbup Pidie No. 41 Tahun 2020 Tentang “Penegakan Disiplin dan Hukum Prokes Covid-19” oleh Tim gabungan Pimpinan Kabagops, AKP. Iswahyudi, SH, menyasar Pasar Terpadu Kota Sigli, Senin (14/09/2020). (Dok.Subbag Humas Polres/hR/Asnawi Ali)

Sigli – haba RAKYAT |

Seiring dengan melonjaknya kasus tertular Virus Covid-19 di Pidie, Provinsi Aceh semakin mencemaskan, dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Pidie mulai turun tangan berupaya mengantisipasi meluasnya penyebaran wabah tersebut, dengan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan (Prokes).

Sebagai dasar hukum dalam melaksanakan tugasnya, Tim Gugus Tugas dibekali dengan Peraturan Bupati (Perbup) Pidie No. 41 Tahun 2020, Tanggal 9 September 2020,Tentang “Penegakan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Pidie”.

Menurut Keterangan Kapolres Pidie, AKBP. Zulhir Destrian, S.I.K, MH, melalui Kabagops Polres, AKP. Iswahyudi, SH, kepada Media haba RAKYAT, Senin (14/09) malam, bahwa pada tahap awal, Tim mensosialisasikan kepada masyarakat tentang maksud dan tujuan dari  Perbup Pidie No. 41 Tahun 2020, agar masyarakat luas tahu.

Kasus Tertular Covid-19 di Pidie, terus meningkat sesuai Perbup Pidie No. 41 Tahun 2020

Seterusnya memberi pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya mematuhi Prokes dengan selalu melaksanakan 4M, Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, jelas Kabagops.

Pada tahap awal kita sosialisasikan kepada masyarakat pentingnya 4M, sesuai Perbup Pidie No. 41 Tahun 2020, Perbup ini dasar hukum penerapan kepada masyarakat“, terang  Kabagops.

Sasaran Sosialisasi ditempat keramaian, seperti Pasar, Terminal, dan Warkop, kita dari Tim Gugus Tugas terdiri dari Personil TNI Kodim 0102/Pidie, Polres Pidie, dan Satpol PP Pidie, datang dan memberi pemahaman pentingnya mematuhi Prokes Covid-19″.

Selain memberi pemahaman, Tim juga membagikan masker untuk mereka yang ditemui tetapi tidak bermasker, ini semua demi kesehatan, keselamatan kita bersama”.

Pada tahap awal, selain sosialisasi, kita beri pemahaman tentang Prokes Covid-19, kita juga menyampaikan Sanksi bila Prokes nantinya mereka langgar, baik dengan teguran Lisan, maupun Teguran Tertulis, juga Sanksi Sosial seperti, membersihkan tempat ibadah, ataupun Fasilitas Umum”.

Tahap selanjutnya, sesuai perkembangan kasus Covid-19, sanksi bisa lebih tegas, ini diatur dalam Perbup Pidie No. 41 Tahun 2020, dimana sanksi bisa berupa denda Adminitatif untuk perorangan, masyarakat biasa ataupun anggota TNI/Polri/ASN“.

Dan bagi pelaku usaha, sanksi mulai teguran lisan dan tulisan, denda Administratif, penghentian sementara operasional usaha, bahkan bisa sampai pada pencabutan Izin usaha”, pungkas Iswahyudi.

Dijelaskan juga oleh Kabagops Polres Pidie, selaku Ketua Tim Gabungan, sosialisasi mulai dilaksanakan oleh Tim gabungan diseputaran Kota Sigli, meliputi Pasar Kota, Terminal, Warkop dan Pantai Pelangi. Untuk Kecamatan-Kecamatan dilaksanakan oleh Forkopimcam setempat sejak minggu 13 September 2020.

Diketahui, Kasus Tertular Covid-19 di Pidie terus melonjak, sampai 14 September 2020 angka positif 87 lebih, dengan kasus meninggal 14 orang, bila Pemerintah tidak tegas, kemungkinan penyebaran semakin tinggi.(AA/hR)

Don`t copy text!