Polres Pidie Laksanakan Operasi Yustisi Prokes Covid-19 Bagi Pengguna Jalan

Foto : Seorang pengendera Sepmor diberi sanksi sosial dan membuat pernyataan tertulis untuk tidak mengulangi pelanggaran Prokes Covid-19, Sabtu (19/09/2020). (Dok.Tim GTP2 C19/hR/Asnawi Ali)

Sigli – haba RAKYAT |

Polres Pidie, Provinsi Aceh melaksanakan Operasi Yustisi Penegakan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, dengan sasaran para pengguna jalan. Sabtu (19/09/2020).

Kegiatan Operasi Yustisi oleh Tim Gabungan dengan sasaran para pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas di jalan raya depan pasar Kecamatan Padang Tiji, seperti disampaikan oleh Subag Humas Polres Pidie, kepada Media haha RAKYAT.

Apabila disaat Operasi Yustisi dijumpai tidak memakai masker, maka akan diberhentikan sementara guna diberikan pemahaman tentang prokes, sekaligus Sosialisasi tindak lanjut Inpres No. 6 Tahun 2020 dan Perbup Pidie No. 41 Tahun 2020, tentang Penegakan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid 19.

Operasi Yustisi yang melibatkan personil TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, serta  Unsur Forkopimda Kabupaten Pidie dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Pidie AKP Iswahyudi, S.H.

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian, S.I.K, M.H melalui Kabagops Polres AKP. Iswahyudi, S.H mengatakan, masyarakat yang terjaring Operasi Yustisi ini agar semakin sadar dalam menaati prokes Covid 19 dan bisa menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga, sanak saudara, maupun tetangga dikampung mereka masing-masing.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, sejumlah 107 orang melakukan pelanggaran, mereka kedapatan tidak memakai masker, dan sebagai bentuk pembinaan mereka diberikan Sanksi Sosial, seperti membersihkan tempat ibadah, serta fasilitas umum,juga mereka harus membuat pernyataan tidak mengulangi lagi pelanggaran tersebut.

Juga menghimbau Kepada masyarakat senantiasa mematuhi Prokes Covid-19, agar mata rantai penyebaran Covid-19 bisa terputus, “Dengan selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan (4M), Insyaa Allah, kita bisa terhindar dari wabah ini” pungkas AKP. Iswahyudi. (AA/hR)

Don`t copy text!