PTPN III Kebun Gunung Para Jalin Kemitraan dengan Media,  Tidak Ada Menyewa Preman

Photo: Kantor PTPN III Gunung Para Diser 1, di Kecamatan Dolok Merawan. Minggu (20/9/photo/ Said Tarmidi Assegaf)

Sergai, haba RAKYAT |

PTPN III Kebun Gunung Para yang beralamat di Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Sergai senantiasa menjalin kerjasama yang baik dengan media. Hal ini terbukti dengan setiap ada permintaan konfirmasi dari awak media, pihak kebun tidak pernah menutup diri.

Selain itu, media juga selalu dilibatkan dalam hal pemberitaan kegiatan sosial, maupun kegiatan-kegiatan lain yang dilaksanakan oleh Kebun Gunung Para. “Hubungan kita dengan media, selama ini cukup baik, kita tidak anti media. Selama ini, kita juga menjadikan media sebagai mitra perusahaan perkebunan dalam hal Sosial Kontrol , maupun pemberitaan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh kebun,”kata Manajer Kebun Gunung Para, R. Wahyu Cahyadi, melalui Edi Ginting, selaku Asisten Personalia, Minggu (20/9/2020).

“Kita selalu terima dengan baik, apabila ada permintaan konfirmasi dari pihak media, jika kita sedang di kantor,” kata Edi Ginting.

Lanjutnya, pihak Kebun Gunung Para juga tidak pernah menghalang-halangi wartawan untuk konfirmasi.“Kondisinya adalah jam operasional kantor kebun, pada hari Sabtu, sampai pukul 12. 30 WIB, sehingga apabila ada tamu yang datang ke kantor kebun untuk konfrimasi di atas jam itu (di atas jam operasional) kantor sudah kosong, “ujarnya.

Mengingat selama masa pandemi Covid-19, gerbang Kantor Kebun Gunung Para memang selalu ditutup, dan hal ini sama sekali tidak bermaksud untuk menghalangi wartawan untuk konfirmasi. Karena setiap tamu atau wartawan yang berkunjung, setelah melapor ke pos Satpam, selanjutnya akan di arahkan kepada personil yang akan ditemui, cetusnya.

“Terkait kejadian hari Sabtu, tanggal 19 September 2020, Kantor Kebun pada sekitar pukul 15.37 WIB sudah tutup, sehingga gerbang juga tidak dibuka lagi,” tambah Edi Ginting. Untuk itu lanjutnya, dugaan pihak Kebun Gunung para menyewa preman adalah tidak benar, karena sebagai perusahaan yang taat azas, tidak mungkin melakukan hal-hal yang melanggar hukum.

Harapannya, hubungan kemitraan antara perusahaan dengan media yang selama ini sudah terjalin tetap terjaga dengan baik.
Bagi kami media adalah mitra dalam membangun perusahaan ini lebih baik. Kita berharap hubungan kemitraan yang ada selama ini tetap  terjaga,”tutup Edi Ginting. (Said Tarmidi Assegaf)

Don`t copy text!