Polres Pidie Gelar “FGD” Penegakan Prokes Dalam Pengananan Covid-19

Foto : Kapolres Pidie pada kegiatan FGD Penegakan Prokes Covid-19, bertempat di Gedung Pertemuan Sigli, Senin (26/10/2020). Kegiatan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan intelektual Pidie. (Dok.Subbag Humas Polres/hR/Asnawi Ali)

Sigli – haba RAKYAT |

Kapolres Pidie, AKBP. Zulhir Destrian, S.I.K, MH membuka Focus Group Discussion (FGD) tentang “Penegakan Protokol Kesehatan (Prokes) guna pencegahan dan pengendalian Covid-19″, bertempat di Gedung Pertemuan Sigli, Senin (26/10).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Asisten I Setdakab Barul Walidin, SH, M.Si, Kabid P2P Dinkes Pidie, Turno Junaidi, SKM, MKM, Kasat Binmas Polres AKP. Imarsal, Wakil Ketua MPU Tgk. Muhammad Walius Bakri, Ketua Forum Keusyik Kabupaten Pidie, Ketua BKM Kabupaten Pidie, serta Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan dalam Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.

Dalam penyampaiannya, Kapolres Pidie mengatakan FGD tentang “Penegakan Prokes guna pencegahan dan pengendalian Covid-19, yang diikuti oleh orang-orang dengan pengalaman dan disiplin ilmu berbeda untuk memperdalam informasi, mengklarifikasi informasi dari pendapat dan argumen berbeda“.

Sehingga, adanya penyamaan persepsi serta pemecahan suatu masalah, atau solusi yang nantinya bisa dijadikan bahan sosialisasi kepada masyarakat.

Maksud Kegiatan FGD, lanjut Kapolres, guna menemukan solusi terhadap permasalahan yang berpotensi terjadinya konflik sosial.

Sedangkan kegiatan ini meliputi, Inventarisasi berbagai permasalahan yang berpotensi konflik sosial yang ada di wilayah hukum Polres Pidie.

Membuat skala prioritas untuk menentukan topik yang akan jadi pembahasan, dengan menghadirkan pakar dan peserta potensial, dan menindak lanjuti hasil Diskusi.

Tujuan kegiatan FGD itu sendiri agar, “terwujudnya pesan-pesan Kamtibmas dan pengertian hukum, serta menjadikan Polri sebagai penengah dalam pemecahan masalah, serta terwujudnya citra Polri sebagai aparat pemerintah penegak hukum, yang siap melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, serta menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM)“, akhiri Kapolres.

Untuk diketahui, dalam penanggulangan meluasnya penyebaran  Covid-19 di Pidie, Gugus Tugas Percepatan  Penanganan Covid-19 (GTP2 C19) Pidie, melalui Polres Pidie telah membentuk Tim Peucrouk-19 pada 24 September 2020 lalu.

Tim gabungan yang terdiri dari TNI/Polri/Satpol PP, Dishub, dan Dinkes Pidie yang dipimpin oleh Kabagops Polres AKP. Iswahyudi, SH tersebut dibentuk berdasarkan Perbup Pidie No. 41 Tahun 2020, dalam rangka Operasi Yustisi Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum  pencegahan dan pengendalian  Covid-19 di Pidie.

Tim gabungan ini terus eksis melaksanakan aktifitasnya dengan menyasar berbagai tempat keramaian diseluruh pelosok Pidie, untuk memberi pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya mentaati prokes dalam masa pandemi Covid-19.

Dengan kehadirin Tim Peucrouk-19 ini, diharapkan penyebaran Covid-19 di Pidie bisa terus menurun, dan keadaan kembali normal, sehingga  masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa. (AA/hR)

Don`t copy text!