SMP Negeri 6 Kota Langsa Buka Boarding School, Lahirkan Generasi Tahfizd

Foto : Kepala SMP Negeri 6 Kota Langsa, Musa Yusuf, S.Ag, M.Ag saat ditemui Media haba RAKYAT, Selasa (29/9/2020) di ruang kerjanya. (hR/Ist

Langsa – haba RAKYAT |

Tidak kurang dari dua jam, Media haba RAKYAT berada di sebuah lokasi lembaga pendidikan yang beralamat di Desa Birem Puntong Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

Keberadaan awak media untuk melakukan silahturahmi dengan pimpinan lembaga pendidikan tersebut, pada Selasa (29/9).

Lembaga pendidikan dimaksud adalah SMP Negeri 6 Kota Langsa, yang dikepalai Musa Yusuf, S.Ag, M.Ag, saat diwawancarai, Musa mengatakan, dirinya resmi menjabat kepala SMP Negeri 6 Kota Langsa pada tanggal 24 Juli 2020 silam.

Saya baru dua bulan menjabat Kepala SMP ini”, kepada media ini. Dikatakannya, setelah menerima amanah ini, dirinya mulai membuat program perekrutan dengan sistem pendidikan Boarding School untuk anak-anak didik, belajar pendidikan agama secara pemondokan.

Program yang dicetusnya itu didukung Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE. “Program Boarding School ini, khusus untuk pemantapan bidang Tahfiz Al-Quran dan kita menghendaki siswa-siswinya memiliki pondasi atau dasar agama yang kuat, selain pendidikan formal di sekolah”, sebut Musa.

Dia berharap, dengan adanya Boarding School ini, anak-anak didiknya setelah tamat dari sekolah ini, bisa melahirkan penghafal Al-Quran 15 juz atau 10 juz, agar mereka kelak menjadi generasi penerus yang memiliki bekal ilmu agama.

Untuk siswa yang mengikuti Boarding School ini lanjut Musa, perlu untuk kebutuhan makan dan lainnya selama Boarding School berjalan. Itu semua ditanggung oleh orangtua/wali siswa yang bersangkutan.

Hal ini, masih menjadi polemik bagi siswa yang berkeinginan untuk mengikuti Boarding School, sementara orangtua/walinya tidak berkemampuan untuk membiayainya, terlebih lagi anak-anak yatim yang tidak memiliki orang tua, jelasnya.

Insya Allah, saya akan berusaha menjumpai Bapak Walikota untuk membicarakan hal ini, mungkin ada solusinya agar siswa yang mengikuti Boarding School ini semakin bertambah. Tentunya, kita koordinasi terlebih dahulu dengan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa”, ucap Musa dengan penuh harap.

Di penghujung pertemuan dengan Media haba RAKYAT, beliau ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama mendukung kelanjutan dan pengembangan Boarding School yang berada di SMP Negeri 6 Kota Langsa dalam pembinaan masalah agama.

Dengan senang hati, kami pihak sekolah menerima bantuan partisipasi para wakil-wakil rakyat yang ada di Kota Langsa, atau di Provinsi, maupun di Senayan Jakarta, termasuk para pengusaha, demi pengembangan program Boarding School yang ada di SMP Negeri 6 Kota Langsa“, ungkapnya.

Menurut Musa, dengan semakin banyaknya partisipasi dan bantuan dalam pengembangan Boarding School ini, berarti kita semakin banyak memberikan kesempatan kepada generasi (anak-anak) tidak mampu untuk memiliki kesempatan dalam mendapatkan ilmu agama demi masa depan mereka nantinya.

Bagi donatur yang mau menitipkan anak yatim pada pendidikan pogram Boarding School ini, pintu pemondokan masih dan selalu terbuka lebar”, pungkas Musa. (Syafrizal/Sayed Muhammad/hR)

Don`t copy text!