Terkait YARA Perwakilan Langsa Laporkan Akun FB Rais Azhari: Begini Penjelasan Azhar Wartawan

Aceh Timur, haba RAKYAT |

Azhar alias Rais Azhary (wartawan) media online sumaterapost.co pada, Jum’at (9/10/2020) saat dimintai tanggapannya oleh media ini membantah keras terhadap tudingan adanya oknum wartawan yang telah berulangkali meminta uang dengan berbagai alasan pada Ridwan Ibrahim (kontraktor). Hal tersebut disampaikan Ridwan melalui kuasa hukum nya dan telah pula ditayangkan oleh beberapa media online pada, Selasa (06/10/2020) lalu.

“Saya perlu meluruskan permasalan ini, karena ini menyangkut harga diri dan kredibilitas saya sebagai wartawan, dalam berita dengan judul, “YARA Perwakilan Langsa Laporkan Pencemaran Nama Baik Akun FB Rais Azhari Ke Polres Aceh Timur” ada kalimat disebutkan seperti dibawah ini.

“Kasus ini sebenarnya sudah lama mau dilaporkan oknum wartawan ini sudah berulang kali meminta uang dengan alasan macam macam tapi kalau ditanyak apa masalah nya juga tidak bisa dijawab masalah, cuma bicara dengan telpon minta uang atau kami beritakan di media“, kata Azhary mengulang kalimat dalam berita tersebut

Azhary juga mengaku kaget saat mengetahui adanya kalimat seperti itu dalam berita tersebut. Walaupun dalam berita tersebut tidak dicantumkan nama oknum wartawan yang telah berulang kali diduga memeras dia selaku kontraktor.

“Oleh sebab itu saya perlu mengklarifikasi tentang isu miring ini, karena berita juga tidak seimbang dan sepertinya tudingan itu dialamatkan terhadap saya. Seharusnya wartawan yang menulis harus melakukan konfirmasi dengan saya terlebih dahulu sebelum ditayangkan, saya melihat berita itu sepertinya rilis dari seseorang,’ kata Azhary

“Semua kita punya hak bicara didepan publik dan kita juga harus menghormati hukum. Awalnya saya telah melaporkan Ridwan atas dugaan pencemaran nama baik dan percobaan penganiyaan. Kemudian Ridwan melaporkan saya karena beliau dan kuasa hukumnya menduga saya telah melakukan pelanggaran UU ITE di akun Rais Azhari.

Padahal berita tersebut adalah produk jurnalistik dari media sumaterapost.co dan media tersebut berbadan hukum juga telah terverifikasi faktual di Dewan Pers. Linx berita dengan judul. “Oknum Kontraktor diduga Lecehkan Wartawan” adalah produk jurnalistik, telah bagikan di akun fb Rais Azhari. Begitu berita yang telah dituliskan terhadap saya. Namun tidak ada penambahan kalimat lain, lalu dimana unsur ujaran kebencian,” kata Azhary.

Ia juga menyayangkan pernyataan Ridwan Ibrahim bahwa, kasus ini sebenarnya sudah lama. “Padahal awalnya diantara kami hanya selisih paham dan terjadi disebuah Caffe di kawasan Kota Pantonlabu Kecamatan Tanah Jambo Aye Aceh Utara. Saya juga mau tahu, siapa oknum wartawan yang sering minta uang sama beliau, uang apa dan untuk siapa.? Jika ada oknum wartawan yang mencatut nama saya itu kesalahan besar. Karena saya tidak pernah meminta atau menyuruh pada siapapun. Selama ini saya melihat Ridwan sering duduk dengan rekan rekan wartawan lain dan akur-akur saja. Namun pada hari kejadian itu entah apa gerangan saya tidak tahu, sehingga membuat beliau begitu berang dan tersalut emosi.

Saya tegaskan sekali lagi, saya tidak pernah minta uang sama siapapun, jika itu memang bukan hak saya, dan jika pun ada oknum wartawan yang memeras dan minta uang sama beliau, tolong disebutkan siapa namanya dan di media apa di bekerja? tanya Azhary seraya menambahkan sebenarnya persoalan perselisihan tersebut pernah dimediasi secara secara kekeluargaan oleh pengurus organisasi.

“Saya tidak ada menuntut apapun terkecuali hanya satu kata saling memaafkan, mungkin Ridwan tidak sengaja melecehkan profesi saya begitu juga sebaliknya, kalau memang diantara kami telah terlanjur atau salah paham dalam berkomunikasi, saya maklum karena lidah tak bertulang dan kita selaku manusia tidak ada yang sempurna. Saya cuma inginkan beliau minta maaf dan begitu juga dengan saya sama-sama minta maaf. Semoga saja kejadian ini ada hikmah nya dan kedepan kita berharap tidak akan terulang lagi”, tukasnya. (Red/hR)

Don`t copy text!