Horeee.. Anak anak bisa sekolah lagi, baca 6 poin ini

Aceh Tengah, haba RAKYAT |

Sejak diberhentikan sementara aktifitas belajar mengajar tatap muka pada bulan Maret yang lalu dan digantikan dengan sistem pembelajaran daring dan luring, seluruh sekolah jenjang SD, SMP dan SLTA/Sederajat di Kabupaten Aceh Tengah, kini segera kembali dibuka dengan sistem belajar tatap muka.

Keputusan ini diterbitkan sesuai Surat Edaran Bupati, Nomor : 094/4294/2020 Tentang Pelaksanaan Belajar Tatap Muka Masa New Normal Covid -19 Kabupaten Aceh Tengah yang ditandatangani oleh Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar, tanggal 07 November 2020.

Langkah Pemda Aceh tengah ini disambut baik wali dan murid, apalagi saat ini banyak siswa siswi yang rindu ingin sekolah dan belum dapat merasakan suasana baru pasca kenaikan kelas dan jenjang pendidikan akibat pandemi melanda.

Jubir Satgas Covid -19 Kabupaten Aceh Tengah dr. Yunasri menyebutkan kebijakan ini diterbitkan setelah adanya evaluasi pemerintah daerah bersama OPD, berdasar angka penyebaran Covid yang terus menurun.

“Data kasus Covid selama 14 hari terakhir dimulai sejak 22 Oktober, sampai tanggal 5 November tidak ada penambahan kasus. Dinas Pendidikan Aceh Tengah mendisain agar dikeluarkan surat edaran bupati hari ini tanggal 7 November, artinya tanggal 9 november 2020 akan dimulai proses pembelajaran,” kata Yunasri, Sabtu (07/11) di sekretariat Satgas Covid Aceh Tengah.

Walau saat ini diakui Jubir ada penambahan 4 kasus baru terkonfirmasi, pemerintah daerah bersama jajaran FGD (Forum Group Discussion) terkait telah melakukan koordinasi. Terlepas dari surat edaran bupati, dinas pendidikan selanjutnya akan mengeluarkan surat tambahan aturan proses pembelajaran.

Sistem belajar mengajar tatap muka akan diberlakukan dengan penerapan protokol kesehatan dan tetap dalam pengawasan, jadwal belajar mengajar hanya berlaku selama 2 jam.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tengah, Drs. Uswatuddin,M.AP di hari yang sama kepada wartawan mengatakan ada 6 poin penting aturan wajib dijalankan dalam pelaksanaan belajar tatap muka yang akan kembali dibuka.

“1. Belajar pakai ship, satu ruangan hanya di perbolehkan 15 siswa, 2. Tidak ada waktu istirahat, 3. Pengantar hanya sampai pintu gerbang, 4. Baik guru dan murid sampai di pintu gerbang langsung di ukur suhu pakai Thermogun, 5. Di masing-masing pintu kelas disiapkan alat cuci tangan (Handsanitizer), 6. Setelah usai sekolah murid langsung pulang ke rumah”. Kata Uswatuddin melalui aplikasi Whats App. (R)

Don`t copy text!