Launching Produk Unggulan Kerawang Gayo dan Rakerda Dekranasda Aceh 2020

Ketua Dekranasda Aceh Tengah Puan Ratna disaksikan unsur Forkopimda, secara resmi menggunting pita peresmian berlangsungnya acara Rakerda Dekranasda Se- Aceh Tahun 2020 dan launching produk unggulan Kerawang Gayo. (Foto/hR/Ist).

Aceh Tengah, haba RAKYAT |

Launching produk unggulan Kerawang Gayo dan sekaligus rangkaian Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Dekranasda se- Aceh Tahun 2020, secara resmi dibuka Senin (2/11) berlangsung di gedung GOS Takengon.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Drs. Shabela Abubakar dan unsur Forkopimda, serta unsur Forkopicam dan Ketua Organisasi Wanita di Aceh Tengah.
Hadir pula dalam pelaksanaan acara seluruh pegiat kerajinan dari berbagai kecamatan yang bernaung dalam binaan Tim Dekranasda Aceh Tengah.

Mengawali acara Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Drs. Jauharsyah.MM, dalam laporan panitia mengatakan kegiatan berlangsung sesuai surat Ketua Dekranasda Aceh nomor 296/A/DEKRA/X/2020 diterbitkan tanggal 8 Oktober 2020.

Disebutkan Joharsyah acara ini semestinya dilaksanakan di Kabupaten Aceh Jaya, namun karena pandemi Covid -19, maka acara ini diputuskan berllangsung di masing masing kabupaten/kota, dalam pelaksanaan acara dikatakanya wajib mengikuti protokol kesehatan.

“Sebelum pelaksanaan kegiatan ini, kami selaku panitia pelaksana telah berkoordinasi dengan satuan tugas (Satgas) Covid -19 Kabupaten ACeh Tengah dan aparat yang berwenang untuk mendapat pertimbangan. Dan Alhamdulillah kita mendapat rekomendasi,” terangnya.

Ditambahkan Joharsyah dalam pelaksanaan acara Dekranasda Aceh 2020, Disperkop UKM bekerja sama dengan Dekranasda Aceh Tengah. Rangkaian kegiatan acara meliputi.

  1. Penilaian laporan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota yang disampaikan dalam bentuk laporan dan vidio, dan pelaksanaanya terpisah dari rangkaian kegiatan ini. 2. Lomba Busana Etnik Kreasi Daerah, dalam pelaksanaanya peserta dibatasi setiap Kabupaten/Kota hanya 1 orang model, dengan 1 desain busana etnik kreasi daerah yang disampaikan dalam bentuk dokumentasi vidio dan foto sesuai kriteria persyaratan.
    Untuk desainer dan penjahit busana etnik kreasi daerah menurut Joharsyah, semuanya merupakan generasi muda pengrajin Gayo.
  2. Launching produk kerajinan unggulan tahun 2020, pelaksanaanya disampaikan dalam bentuk dokumentasi vidio dan foto sesuai kriteria disyaratkan. 4. Pameran kerajinan Kabupaten/Kota, pameran dilaksanakan selama 2 hari. Dimulai sejak tanggal 2 s.d 3 November 2020. Untuk penilaianya disampaikan dalam bentuk dokumentasi vidio dan foto, sesuai kriteria diisyaratkan.
  3. Pelaksanaan Rakerda Dekranasda se-Aceh, dilaksanakan secara virtual pada tanggal 17 November 2020. (Untuk pelaksanaan acara ini dijelaskan terpisah dengan rangkaian acara yang berlangsung saat itu).
  4. Pameran kerajinan Kabupaten/Kota, pameran dilaksanakan selama 2 hari. Dimulai sejak tanggal 2 s.d 3 November 2020. Untuk penilaianya disampaikan dalam bentuk dokumentasi vidio dan foto, sesuai kriteria diisyaratkan.
  5. Pelaksanaan Rakerda Dekranasda se-Aceh, dilaksanakan secara virtual pada tanggal 17 November 2020. (Untuk pelaksanaan acara ini dijelaskan terpisah dengan rangkaian acara yang berlangsung saat itu).

Selanjutnya pelaksanaanya Dekranasda di Aceh Tengah, ditambahkan Joharsyah disisipkan kegiatan kreatifitas pengrajin dan berikut demonya antara lain, anyaman tikar berbahan Cike, Kertan, Pandan Duri (Bengkoang) dan Beldem. Serta demo kreatifitas anyaman bambu dan seni melukis.

Drs. Joharsyah menyebutkan sukses terlaksananya kegiatan ini, adalah peran serta berbagai pihak dalam menyukseskanya, sekaligus sebagai bentuk perhatian pemerintah. Diharapkan dapat menjadi ajang berbagai promosi industri kerajinan, khususnya Kerawang Gayo.

Sementara itu Puan Ratna selaku Ketua Dekranasda Aceh Tengah dalam sambutanya menyampaikan harapan agar setiap pelaku kerajinan dapat menyesuaikan produk sehingga lebih inofativ untuk bersaing secara nasional.

“Industri kreasi kreatif dan inovativ yang dapat bersaing secara nasional, adalah produk produk kecil, enak dibawa dan ringan,” terang Puan Ratna.
Bupati Drs. Shabela Abubakar di kesempatan sama saat meresmikan acara menyampaikan untuk ke depan berharap dukungan dari semua pihak, khususnya DPRK Aceh Tengah untuk mewujudkan pembangunan gedung Dekranasda Aceh Tengah.

Perencanaan pembangunan gedung ini disebutkan Bela, diperuntukan sebagai wadah para pengrajin untuk bernaung mempromosikan usaha, serta tidak lagi mengontrak toko dan berpindah tempat.

Lebih jauh Shabela menambahkan untuk pemasaran hasil kerajinan khas Gayo dan kulinernya, dicanangkan program pemasaran sistem digital. Sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru. (R)

Don`t copy text!