Lintasan Beureunuen-Tangse, Kawasan Keubon Nilam Terendam Banjir

Foto : Jalan dan Rumah warga Gampong Keubon Nilam, Kecamatan Tangse terendam akibat sungai meluap setelah hujan lebat selama dua jam gambar terekam dini malam, Sabtu (14/11/2020). (Dok.Pen Dim 0102/hR/Asnawi Ali)

Sigli – haba RAKYAT |

Lintasan Beureunuen-Tangse, Kabupaten Pidie Provinsi Aceh, tepatnya di Gampong Keubon Nilam, Kecamatan Tangse terendam banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak pukul 19.00 Wib dini malam, Sabtu (14/11).

Dalam keterangan Dandim 0102/Pidie, Letkol Arh Tengku Sony Sonatha, S.E, M.I.P, melalui Danramil 16/Tangse, Kapten Inf Jailani, bahwa curah hujan yang sangat tinggi mengakibatkan meluapnya sungai di Gampong tersebut, sehingga jalan lintas Beureunuen-Tangse dan rumah warga tergenang.

Nampak Rumah Warga Tergenang Air, Dampak Sungai Meluap

Selain itu, gorong-gorong dari seberang jalan kearah sungai terlalu kecil, banyak material dan kayu tersangkut, menyebabkan air tidak tidak lancar, dan semakin tinggi menggenangi area sekitar.

Sebagai antisipasi, aparat TNI-Polri, dan warga bergotong royong membersihkan kayu-kayu dan material terbawa air, dan sekira pukul 21.00 Wib, akses jalan sudah bisa dilewati, walau kondisi licin berlumpur, demikian keterangan dari Danramil 16/Tangse.

Sementara, Kalak BPBD Pidie, Ir. Dewan Ansari mengatakan, bahwa dalam kejadian banjir di Gampong Keubon Nilam, Kecamatan Tangse tidak ada korban jiwa, walau jalan dan sejumlah rumah sempat terendam.

Selain Tangse, juga ditempat lain tergenang akibat tingginya curah hujan, termasuk Kota Sigli. Petugas Kita terus memantau keadaan, dan bersiaga“, terang Dewan Ansari.

Kita berharap masyarakat, khusunya yang tinggal di daerah-daerah pinggiran sungai untuk selalu waspada, juga bagi pengguna jalan khususnya daerah banjir supaya berhati-hati, karena jalan licin dan berlumpur“, harap Kalak BPBD Pidie.

Pantauan Media haba RAKYAT, jalan-jalan dalam Kota Sigli tergenang air akibat hujan lebat dan disertai petir selama dua jam lamanya, sejumlah rumah warga tergenang air, seperti Pante Teungoh, dan Kramat dalam, nampak terlihat juga Sepmor yang terparkir disejumlah warkop sepanjang alun-alun Kota Sigli terendam air sampai batas mesin. (AA/hR)