MPU Sebagai Pengawal Dan Penyelamat Dari Kerusakan Akidah, Kata Roni Ahmad

Foto : Bupati Pidie, Roni Ahmad, S.E pada acara pembukaan Muzakarah Ulama Pidie, Rabu (25/11/2020), Kegiatan berlangsung di Oproom Setdakab Pidie. (hR/Asnawi Ali)

Sigli – haba RAKYAT |

Majelis PermusyawaratanUlama (MPU) menjadi Pengawal dan Penyelamat Pidie dari Kerusakan Akidah, hal ini dikatakan Bupati Pidie, Roni Ahmad, S.E saat membuka Muzakarah Ulama Kabupaten Pidie Tahun 2020 M/1442 H di Oproom Setdakab Pidie, yang turut dihadiri unsur Forkopimda, Rabu (25/11).

Dalam sambutannya mengharapkan, agar MPU Pidie terus mengawal dan menyelamatkan daerah ini dari segala upaya yang dapat merusak aqidah dan ukhuwah Islamiah.

Roni Ahmad menjelaskan, bahwa MPU mempunyai fungsi memberikan nasehat dan pertimbangan terhadap kebijakan Pemerintah Daerah dalam bidang pembangunan keagamaan dan pembinaan umat, MPU berwenang menyelesaikan berbagai persoalan aqidah, perbedaan pendapat masalah keagamaan, dan menjaga serta memelihara kerukunan intern dan antar umat beragama.

Kami yakin dan percaya sebagai wadah berkumpulnya para ulama (MPU), ke depan akan semakin berperan dan memberikan kontribusi bagi pembinaan umat dan kehidupan masyarakat,” jelasnya lagi.

Bupati Pidie, Roni Ahmad juga mengajak MPU untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran rakyat.

Mari kita bersatu padu untuk mensukseskan program-program Pemerintah Kabupaten, dalam mewujudkan Pembangunan dan kemakmuran di daerah tercinta ini”. ujarnya.

Muzakarah Ulama Kabupaten Pidie Tahun 2020 ini membahas tentang Dana Kemaslahatan Mesjid dan Pengkajian Tradisi Mengucapkan dalam mengucapkan Selamat/Duka cita Melalui Papan Bunga Menurut Perspektif Islam. (AA/hR)